Sabtu, 2 Mei 2026

Puasa Rajab

Berapa Hari Sebenarnya Puasa Rajab? Begini Menurut Hadits Rasulullah SAW dan Ulama

Hari ini seluruh Umat Islam bisa memulai menunaikan Puasa Rajab. Namun tahukah anda, berapa hari sebenarnya Puasa Rajab?

Tayang:
Editor: Adiana Ahmad
Youtube/Tribun Timur
Niat Puasa Rajab 1441 Hijriah 

Berapa Hari Sebenarnya Puasa Rajab? Begini Menurut Hadits Rasulullah SAW dan Ulama

 
POS-KUPANG.COM -  Hari ini seluruh Umat Islam bisa memulai menunaikan Puasa Rajab. Namun tahukah anda, berapa hari sebenarnya Puasa Rajab? 
Jika puasa di bulan Ramadhan pasti dilaksanakan selama satu bulan, lantas berapa hari Puasa Rajab ditunaikan?

Dikutip TribunStyle.com dari dakwahuii.com, Kamis (7/3/2019) tidak ada ketentuan hari dalam melaksanakan Puasa Rajab.
Namun, dalam sebuah hadits disebutkan pahala 1 hari puasa bagaikan 1 bulan puasa, 7 hari ditutupkan pintu neraka, 8 hari akan dibukakan pintu surga, dan 10 hari akan dikabulkan seluruh keinginannya.

Melihat ini, puasa Rajab dapat dikerjakan berapa hari saja sesuai kemampuan masing-masing.

Namun, menurut para ulama, puasa Rajab lebih diutamakan dikerjakan selama 10 hari mulai tanggal 1 hingga tanggal 10 bulan Rajab.

Karena itu, Puasa Rajab dapat mulai dikerjakan mulai Hari ini, Selasa (25/2/2020).
Puasa Rajab adalah salah satu amalan yang bisa ditunaikan ketika Bulan Rajab tiba.

Bulan Rajab 1441 H atau bulan Rajab 2020 akan jatuh pada Hari ini, Selasa (25/2/2020).

Bulan Rajab menjadi salah satu bulan haram (mulia) selain bulan Ramadhan.

Tak hanya Rajab, ada beberapa bulan haram lain, yakni bulan Dzulqadah, Dzulhijjah, dan Muharram.

Puasa Rajab dapat dimulai sejak hari pertama Bulan Rajab.

Artinya, Puasa Rajab tahun 2020 dapat ditunaikan mulai besok, Selasa (25/2/2020).

Keutamaan bulan Rajab
Keutamaan bulan Rajab (ISTIMEWA)

Adapun niat puasa di bulan Rajab adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghadin fi syahri rojabi sunatan lillahi ta'alaa.

Hadis-hadis Nabi yang menganjurkan atau memerintahkan berpuasa dalam bulan- bulan haram (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab) itu cukup menjadi hujjah atau landasan mengenai keutamaan puasa di bulan Rajab.

Diriwayatkan dari Mujibah al-Bahiliyah, Rasulullah bersabda "Puasalah pada bulan-bulan haram." (Riwayat Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Hadis lainnya adalah riwayat al-Nasa'i dan Abu Dawud (dan disahihkan oleh Ibnu Huzaimah):

Niat dan Jadwal Puasa Rajab 25 Februari 2020, Lengkap dengan Amalan dan Doa Dibaca Rasulullah SAW

"Usamah berkata pada Nabi Muhammad Saw, “Wahai Rasulallah, saya tak melihat Rasul melakukan puasa (sunnah) sebanyak yang Rasul lakukan dalam bulan Sya'ban. Rasul menjawab: 'Bulan Sya'ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadan yang dilupakan oleh kebanyakan orang."

Menurut as-Syaukani dalam Nailul Authar, dalam bahasan puasa sunnah, ungkapan Nabi.

"Bulan Sya'ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadan yang dilupakan kebanyakan orang" itu secara implisit menunjukkan bahwa bulanRajab juga disunnahkan melakukan puasa di dalamnya.

Keutamaan berpuasa pada bulan haram juga diriwayatkan dalam hadis sahih imam Muslim.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved