Pemuda di TTU Ditikam

Polisi Lakukan Pencarian Terhadap Pelaku Penikaman Seorang Pemuda di TTU

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Korban saat dirawat di RSUD Atambua. Gambar diambil, Sabtu (22/2/2020).

Polisi Lakukan Pencarian Terhadap Pelaku Penikaman Seorang Pemuda di TTU

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Kasat Reskrim Polres Timor Tengah Utara (TTU) AKP Tatang Prajitno Panjaitan membenarkan bahwa pihaknya sementara melakukan pencarian terhadap pelaku penikaman salah seorang pemuda di Desa Sifaniha, Kecamatan Biboki Anleu.

Dijelaskannya, setelah melakukan penusukan terhadap korban Petrus Luan, pelaku Domi Mau langsung melarikan diri. Hingga kini pelaku belum ditemukan.

"Pelakunya residivis. Sekarang pelakunya lagi di cari oleh polsek Ponu," ungkap Tatang kepada Pos Kupang saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, Minggu (23/2/2020).

Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda dari Desa Nonotbatan, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Petrus Luan (18) mengalami nasib yang sangat tragis.

Bagaimana tidak, ia ditikam oleh Domi Bau (49) di bagian belakang, tepatnya dibagian punggungnya. Akibatnya dari penikaman itu, ia mengalami pendarahan yang sangat hebat dan langsung dilarikan ke Puskesmas Ponu.

Sementara pelaku, langsung melarikan diri. Sampai dengan saat ini pihak kepolisian masih mencari keberadaan pelaku yang merupakan warga dari Desa Sifaniha, Kecamatan Biboki Anleu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa, kejadian bermula ketika, Sabtu (22/2/2020), korban Petrus Luan menghadiri acara sambut baru di Rumah Alo Keno di RT 003, Dusun 3, Desa Sifania.

Tiba-tiba datanglah pelaku Domi Bau ditempat pesta tersebut. Tanpa basa-basi pelaku Domi langsung menikam bagian belakang tepatnya di bagian punggung korban.

Brimob Ende Disambut Tangisan Saat Pulang Dari Papua

Polisi Benarkan Adanya Laporan Kasus Penikaman Terhadap Seorang Pemuda di TTU

BREAKING NEWS : Ditikam di Bagian Punggung, Seorang Pemuda di TTU Dilarikan ke Rumah Sakit Atambua

Akibatnya, korban mengalami pendarahan yang sangat hebat di bagian punggungnya. Lalu korban dilarikan ke Puskesmas Ponu untuk mendapatkan perawatan medis.

Karena peralatan di Puskesmas Ponu kurang lengkap, maka korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Atambua.

Sementara itu, setelah melakukan penusukan terhadap korban, pelaku langsung melarikan diri. Kasus ini juga sudah ditangani oleh pihak Polsek Ponu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)