Kanal

Johnny G Plate Jadi Calon Menteri Jokowi, Apa Tanggapan Surya Paloh, Tetap Berencana Oposisi?

Johnny G Plate - net

Johnny G Plate Jadi Calon Menteri Jokowi, Apa Tanggapan Surya Paloh, Tetap Berencana Oposisi?

POS-KUPANG.COM- Johnny G Plate Jadi Calon Menteri Jokowi, Apa Tanggapan Surya Paloh, Tetap Berencana Oposisi?

Parta NasDem sempat berencana oposisi jika tidak ada partai politik yang menjadi oposisi selama masa pemerintahan Jokowi lima tahun ke depan.

Alasannya, ada chek and balances terhadap kekuasaan agar tidak terjadi pemerintahan yang otoriter.

 Hal itu disampaikan langsung Ketua umum NasDem, Surya Paloh. Namun apakah sikap Surya Paloh yang membawa NasDem beroposisi dengan pemerintah masih berlaku setelah kadernya, Johnny G Plate menjadi calon menteri Jokowi?

4 Calon Menteri Jokowi ini Pernah Diperiksa KPK Karena Tersandung Dugaan Korupsi, Siapa Saja Mereka?

Seperti diketahui, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem, Johnny G Plate dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana pada Selasa (22/10/2019).

Pemanggilan Johnny G Plate ini berkaitan dengan komposisi Kabinet Jokowi-Maruf Amin.

Setelah menjalani pertemuannya dengan Presiden Jokowi, Johnny G Plate mengaku telah diberi tugas baru oleh Presiden Jokowi.

Tugas baru tersebut, kata Johnny, untuk membantu presiden di bidang digitalisasi dan pengembangan perusahaan bisnis start up.

"Kami bicara tentang bagaimana pengembangan start up bisnis, unicorn sampai decacorn," ungkap Johnny di Komplek Istana kepresidenan Jakarta.

Kapolri Tito Karnavian Resmi Mengundurkan Diri, Siapa Yang Berpeluang jadi Penggantinya?

Selain itu, mereka juga membahas soal regulasi perlindungan data-data pribadi.

Menurut Johnny G Plate, Jokowi memintanya membenahi bidang-bidang yang terkait digitalisasi data.

Diduga kuat Johnny G Plate akan mengisi posisi Kementerian Komunikasi dan Informatika di Kabinet Kerja Jilid 2.

Namun, saat disinggung posisinya di Kabinet Kerja jilid 2, Johnny G Plate menampiknya.

Menurutnya, Jokowi tidak menyebutkan secara spesifik posisi menteri untuknya.

Usai bertemu Jokowi, Johnny G Plate menyatakan bakal segera bertemu Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh untuk melaporkan penugasan dari Jokowi.

Tak Ada Susi Pudjiastuti di Daftar 14 Wajah Lama Dipanggil Jokowi sebagai Calon Menteri Kabinet Baru

"Setelah ini saya mau pergi lapor," tambahnya.

Sebelumnya, Partai Nasdem memberikan sinyal siap menjadi oposisi di pemerintahan Jokowi-Maruf Amin jika semua mendukung pemerintah.

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh saat ditemui seusai pelantikan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). (KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh di Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019). (Tribunnews.com/ Chaerul Umam)
Sinyal tersebut diberikan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh usai menghadiri pelantikan Jokowi-Maruf di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

"Kalau tidak ada yang oposisi, Nasdem saja yang jadi oposisi," kata Surya Paloh.

Terungkap Alasan Sesungguhnya Viktor Laiskodat Tolak Jadi Menteri Kabinet Jokowi, Ternyata Soal Ini!

Padahal, selama masa kampanye, Partai Nasdem merupakan salah satu partai yang mendukung Jokowi-Maruf Amin dalam Pilpres 2019.

Menurut Surya Paloh, koalisi gemuk yang ada di pemerintahan dinilainya tidak akan baik untuk negara demokrasi.

"Kita harus menjaga sistem checks and balance. Kalau tidak ada lagi yang beroposisi, demokrasi berarti sudah selesai. Negara sudah berubah menjadi otoriter atau monarki," kata Surya Paloh.

Pernyataan Surya Paloh ini berkaitan dengan manuver parpol oposisi yang ingin bergabung ke pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

Prabowo Diangkat Jadi Menteri Koordinator di Kabinet Jokowi? Begini Reaksi Titiek Soeharto

Hal ini sudah terjadi ketika Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dipanggil Presiden Jokowi ke Istana pada Senin (21/10/2019) kemarin.

Prabowo Subianto yang didampingi oleh Wakil Ketua Gerindra, Edy Prabowo menghadap Jokowi kurang lebih selama satu jam.

Saat ditanya oleh awak media, Prabowo Subianto mengaku diminta Jokowi untuk memperkuat Kabinet Kerja jilid 2.

"Saudara-saudariku sekalian saya baru saja, menghadap bapak presiden RI, yang baru kemarin dilantik.‎ Kami diminta untuk memperkuat kabinet beliau dan saya sudah sampaikan keputusan kami dari Partai Gerindra apabila diminta kami siap membantu, hari ini siap diminta dan kami siap membantu," tutur Prabowo di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta.

Baca: NasDem Berikan Sinyal akan Jadi Oposisi Pemerintah, Sekjen PDIP Beri Tanggapan

Baca: Sekjen NasDem Komentari Wacana Masuknya Gerindra ke Koalisi Pemerintahan Jokowi

Jokowi, kata Prabowo, telah mengizinkan dirinya untuk menyampaikan kepada publik bahwa dirinya diberi posisi sebagai menteri bidang pertahanan.

"Beliau izinkan saya untuk menyampaikan bahwa saya diminta bantu di bidang pertahanan. Tadi sudah diberi beberapa pengarahan‎," tegasnya.

(Tribunnews.com/Whiesa, Theresia Felisiani, Igmam Ibrahim)


Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Tribunnews

Viral Video Pria Jatuh dari Motor dan Tergeletak di Jalan Kota Bandung, Warga Berani Bantu

Berita Populer