Kanal

Dua Mahasiswa Tewas Tertembak Saat Demo , Wakapolri Langsung ke Kendari, Presiden Berbelasungkawa

Wakapolri Komjen (Pol) Ari Dono Sukmanto usai mengikuti rapat di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (9/10/2018). - KOMPAS.com/Reza Jurnaliston

Mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari, Muhammad Yusuf Kardawi mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Bahteramas, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (27/9/2019), pukul 04.17 Wita.

Yusuf mengalami perdarahan hebat di bagian kepala, sehingga harus menjalani operasi. Menurut pihak rumah sakit, kepala mahasiswa jurusan teknik itu retak dan mengalami gegar otak.

Sebelumnya, mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan Universitas Halu Oleo, Immawan Randy (21) juga menjadi korban tewas dalam demo tersebut. Randy tewas dengan luka tembak di dada. Baca berikutnya

Jokowi Sampaikan Belasungkawa untuk 2 Mahasiswa UHO yang Wafat

Presiden Joko Widodo menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kedua mahasiswa itu meninggal setelah mengikuti aksi unjuk rasa menolak revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi hasil revisi dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) di depan Gedung DPRD Sultra.

"Inalillahi wainailaihirojiun. Saya atas nama pemerintah, menyampaikan duka cita yang mndalam dan bela sungkwa mendalam atas meninggalnya ananda Randi dan ananda Yusuf Kardawi," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Jokowi mengaku sudah mendapat laporan dari Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian atas peristiwa ini.

Berdasarkan laporan itu, keduanya memang mengikuti aksi unjuk rasa di depan DPRD Sultra.

"Ananda Randi meninggal dunia karena luka tembak saat berlangsungnya demo dan ananda Yusuf meninggal setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit," kata Jokowi.

Halaman
123
Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com

Bak Kota Hantu, Begini Penampakan Wuhan China setelah Merebak Virus Corona, Anggap 'Akhir Dunia'

Berita Populer