Kanal

Perempuan Ini Kena Penyakit Kanker Langka Karena Suka Menggigit Kukunya, Ngeri

ilustrasi gigit kuku - net

POS-KUPANG.COM - Perempuan ini kena penyakit kanker langka gara-gara suka menggigit kukunya, ngeri ladies.

Siapa sangka kebiasaan kecil mengigit kuku bisa berujung penyakit berbahaya.

Setidaknya inilah yang diklaim oleh Courtney Whithorn, perempuan 20 tahun yang tinggal di Australia. Whithorn punya kebiasaan buruk menggigit kuku sepanjang waktu.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 11 September 2018, Aries Berhati-Hati, Gemini Sibuk, Zodiak Lain?

Baca: Berapa Gaji yang Disiapkan Pemerintah Untuk CPNS 2018 Yang Lolos Seleksi?

Dia bahkan seolah mengunyah ibu jarinya karena kukunya bisa dibilang habis. Kondisi jarinya tersebut bisa ditutupi oleh Whithorn di depan keluarga dan teman-temannya.

Hingga dia menyadari kukunya berubah menjadi hitam. Ketika memeriksakan diri, dokter menyarankan kepadanya untuk melakukan pencangkokan demi menghilangkan titik hitam itu.

Sayangnya, biopsi justru mengungkapkan bahwa dia mengalami kanker langka di bagian bawah kukunya.

Dokter mendiagnosis Whithorn dengan melanoma lentiginous acral. Itu merupakan bentuk kanker kulit yang berkembang di telapak tangan, telapak kaki, atau bagian bawah kuku.

Baca: Komentar Bripda Puput, Ahok BTP, Sean, Orangtua Dan Rekan Soal Rencana Pernikahan BTP dan Puput

Baca: Tetangga Ungkap Sikap Calon Istri BTP Bripda Puput Nastiti Devi

Menurut Primary Care Dermatology Society, kondisi ini jarang terjadi di kalangan orang Kaukasia. Selain itu, Whithorn menjadi penderita yang jauh lebih muda dibanding penderita lain yang rata-rata berusia 40 tahun.

Karena jenis kanker ini sangat langka dan penyakitnya telah menyebar ke kelenjar getah bening, dokter menyarankan untuk amputasi.

Dirangkum dari The Sun, Kamis (06/09/2018), Whithorn menyebut kondisinya itu berhubungan dengan kebiasaannya menggigit kuku. Dia mengatakan, dokter percaya trauma dasar kuku kemungkinan besar yang menyebabkan kanker berkembang.

"Ketika saya mengetahui bahwa kebiasaan menggigit kuku saya adalah penyebab kanker itu menghancurkan saya," kata Whithorn.

Baca: Jungkok BTS Heran, Tujuannya Melukis Suga BTS, Hasilnya Malah Bukan Suga

Baca: Jika Tak Ada Jungkook BTS, Nyawa MC Korea Ini Mungkin Sudah Melayang

Namun pendapat tersebut dibantah oleh Dr Walayat Hussain dari British Association of Dermatologists.

Dr Hussain mengatakan, meski menggigit kuku merupakan kebiasaan buruk, tapi hal ini tidak menyebabkan kanker.

"Menggigit kuku sepertinya tidak menyebabkan melanoma," ungkap Dr Hussain dikutip dari Newsweek, Jumat (07/09/2018).

"Trauma kronis dan peradangan memang merupakan faktor risiko untuk perkembangan kanker kulit, dan kasus yang disebabkan trauma dari melanoma subungal telah dijelaskan," tegasnya.

Baca: VIDEO: Mengharukan, Begini Cara Member BTS Memperlakukannya Army Disabilitas Saat Konser

Baca: Begini Reaksi Member BTS Saat Dikerjai Army, Suga Malah Membalasnya Seperti Ini

Namun, perlu diingat, kebiasaan menggigit kuku yang serius bisa menyebabkan masalah kesehatan lain seperti masalah gigi hingga infeksi.

Apalagi, di bawah kuku biasanya merupakan sarang bakteri seperti salmonella dan E coli yang bisa berpotensi jadi "pembunuh" berbahaya, kata Dr. Richard Scher, pakar gangguan kuku.  (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kebiasaan Gigit Kuku Bikin Perempuan Australia Terkena Kanker Langka

Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Grid.ID

Berita Populer