Selasa, 7 April 2026

Berita Kabupaten Ngada

Pengurus VDMI Kunjungi SMA Katolik Regina Pacis Bajawa, Ini yang Mereka Lakukan

Pengurus Van Deventer Mass Indonesia (VDMI) kembali mengunjungi SMA Katolik Regina Pacis Bajawa Kabupaten Ngada.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Suasana kunjungan VDMI di SMA Katolik Regina Pacis Bajawa di Kabupaten Ngada. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Pengurus Van Deventer Mass Indonesia (VDMI) kembali mengunjungi SMA Katolik Regina Pacis Bajawa Kabupaten Ngada.

Pengurus VDMI yang datang yaitu Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, SH., M.Li, Dr. agr. Ir. Sri Peni Wastutiningsih, Nofriadi Umbu Daniel. Tujuan kunjungan ini adalah terus memperkuat kerja sama secara berkelanjutan.

Siaran pers yang diterima POS- KUPANG.COM, Sabtu (11/8/2018) menyebutkan, ada banyak motivasi yang diberikan kepada siswa Recis yang adalah para siswa penerima beasiswa VDMI tahun 2018.

Baca: Membawakan Story Telling Kopdit Swastisari, Begini Cara Bernadia Belajar Bahasa Inggris

Selain itu juga ada banyak hal dibicarakan yakni seputar pelatihan menulis dan pelatihan lainya yang bersentuhan langsung dengan pendidikan karakter siswa.

Sebab generasi penerus tidak hanya dibantu secara finansial tapi lebih daripada itu adalah memberikan motivasi dan dorongan agar mereka dapat menjadi pribadi-pribadi sosialis, humanis, pantang menyerah, tanggung jawab, jujur, mencintai hal-hal kecil dan berkarakter unggul.

Van Deventer-Maas Stiching (VDMS) adalah sebuah lembaga atau Yayasan yang berpusat di Belanda. Yayasan ini bergerak khusus dalam tugas kemanusiaan, terutama dalam bidang pendidikan. Melalui dunia pendidikan, VDMS menawarkan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dengan sasaran utamanya adalah mahasiswa/i yang kurang mampu secara ekonomis.

VDMS bekerja sama bersama SMA Katolik Regina Pacis sejak tahun 2008 hingga saat ini. Dalam kurun waktu yang cukup lama itu, sudah banyak hal dan kegiatan dilakukan.

Mulai dari memberi beasiswa kepada siswa/i Recis hingga pada program pelatihan yang berkaitan dengan pendidikan bagi para pendidik dan tenaga kependidikan.

Dua tahun awal, siswa Recis yang menerima beasiswa berkisar 15 orang, namun tahun berikutnya dan hingga kini, siswa yang menerima beasiswa naik menjadi 30 orang per-tahun, dengan bantuan beasiswa per-orang Rp 350/tahun.

Untuk terus menghidupi tugas kemanusiaan, maka pada tanggal 12 September 2017, VDMS membentuk Yayasan Van Deventer Mass Indonesia sebagai wadah untuk melanjutkan program-program Van Deventer-Mass Stichting di Indonesia, selanjutnya dikelola oleh Pengurus dan Pembina dari Indonesia yang dirasakan lebih mengerti dan memahami kebutuhan Pendidikan Putra/Putri bangsa Indonesia.

Di Indonesia, VDMI memberikan bantuan beasiswa hampir mencakup semua Perguruan Tinggi. Dan untuk SMA Umum, hanyalah SMAK Regina Pacis yang mendapatkan sentuhan kasih dan cinta dari VDMI.

Oleh karena itu, tidaklah heran jika pengurus, Pembina bahkan pemimpin umum VDMS dari Belanda selalu dan bahkan sering mengunjungi SMAK Regina Pacis.

Datang, liat, berbagi dan berbuat, itulah yang selalu dibuat oleh VDMI untuk Recis Bajawa, dan terasa sudah VDMI sudah mengakar bersama Recis Bajawa.

Selain itu, VDMI akan terus memberikan bantuan beasiswa hingga ke Perguruan Tinggi. Untuk itulah anak-anak harus diberikan motivasi secara terus menerus agar mereka miliki semangat untuk belajar danterus berprestasi.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved