Pembangunan Dermaga Ippi Habiskan Dana APBN Rp 76,7 Miliar
Pembangunan Dermaga Ippi yang baru menelan dana sebesar Rp 76.735.999,000 dari dana APBN. Pelaksanaan pembangunan dermaga dilakukan selama tiga tiga t
Laporan Wartawan Pos Kupang, Romualdus Pius
POS KUPANG.COM, ENDE -- Pembangunan Dermaga Ippi yang baru menelan dana sebesar Rp 76.735.999,000 dari dana APBN. Pelaksanaan pembangunan dermaga dilakukan selama tiga tiga tahun anggaran mulai dari 2013 dan 2014 serta 2016.
KSOP Pelabuhan Ende, Jhon Ola mengatakan hal itu kepada Pos Kupang, Jumat (5/1/2017) ketika dikonfirmasi terkait dengan pelaksanaan pembangunan Dermaga Ippi yang baru.
Jhon menjelaskan pada tahun 2013 pelaksanaan pembangunan fisik dermaga menelan dana sebesar Rp 38.188.260 dan tahun 2014 menelan dana sebesar Rp 24.552.900,000 serta tahun 2016 menelan dana sebesar Rp 12.451.000,000 sehingga total dana yang dibutuhkan untuk membangun dermaga sebesar Rp 76.735.999,000.
Dermaga dengan panjang 114 X 114 meter persegi tersebut saat ini sudah selesai dibangun serta siap untuk dioperasikan untuk melayani kapal dengan berbagai ukuran serta bisa untuk segala musim baik barat maupun tenggara.
Jhon mengatakan setelah menyelesaikan fisik dermaga pada bulan Maret 2017 nanti akan dibangun sisi darat dari Pelabuhan Ippi yang meliputi terminal penumpang dan lapangan penumpukan serta tempat bongkar muat.
Jhon menjelaskan meskipun belum diresmikan penggunaannya oleh pihak Dirjen Perhubungan Laut RI namun demikian dermaga tersebut bisa dipergunakan untuk tempat bersandar kapal terutama ketika laut dalam kondisi buruk seperti angin maupun ombak yang tidak memungkinkan bagi kapal untuk bersandar di Pelahuhan Ippi yang lama ataupun Pelabuhan Ende.
Tentang waktu pelaksanaan peresmian penggunaan Dermaga Ippi yang baru, Jhon mengatakan bahwa hal tersebut tergantung dari Pemda Ende. Pihaknya berharap agar Pemda Ende dapat segera mengajukan permohonan kepada pihak Dirjen Perhubungan Laut untuk dapat segera mengoperasikan pengggunaan dermaga.
Jhon mengatakan bahwa Dermaga Ippi yang baru adalah dermaga dengan sistem multi fungsi yang artinya bisa didarati oleh kapal tanpa mengenal musim baik musim tenggara maupun barat.
Selama ini ujar Jhon di Ende terdapat dua dermaga yakni Dermaga Ippi yang lama dan Dermaga Ende. Kedua dermaga tersebut secara bergantian dipergunakan kapal untuk mendarat ketika kondisi cuaca dalam kondisi buruk.
Sebelumnya pada pelaksanaan uji coba pendaratan oleh KM Awu di Dermaga Ippi yang baru, Bupati Ende, Ir Marsel Petu mengatakan bahwa keberadaan dermaga Ippi yang baru menjadi jawaban atas kendala bagi kapal yang hendak bersandar yang selama ini terkadang terkendala cuaca. Dermaga Ippi yang baru bisa didarati kapal tanpa mengenal musim.*