NTT Terkini
Kado Paskah di Perbatasan: PLN Hadirkan Listrik bagi Sebelas Dusun Terpencil di Pulau Timor
Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Kupang, Albertus Koko Hendriyanto, menjelaskan bahwa perjuangan di lapangan tidaklah mudah.
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Senyum bahagia merekah di wajah warga di pelosok Pulau Timor seiring dengan hadirnya aliran listrik di sebelas dusun sepanjang Maret 2026. Di tengah suasana penuh syukur menjelang hari raya, kehadiran listrik ini dirasakan masyarakat sebagai jawaban atas penantian panjang yang kini menjadi kenyataan.
Meskipun tantangan geografis dan cuaca ekstrem sering kali menjadi penghalang, semangat gotong royong antara PLN dan masyarakat memastikan infrastruktur kelistrikan tetap berdiri tegak.
Adapun Sebelas Dusun tersebut adalah:
* *Kab. TTU* : Dusun 3 Desa Sapaen (Kec. Biboki Utara) serta Dusun 3 & Dusun Lama Desa Nonotbatan (Kec. Biboki Anleu).
* *Kab. Malaka* : Dusun 3 Desa Lakekun (Kec. Kobalima), Dusun Kwafa, Malak, & Bubun di Desa Tunmat (Kec. Io Kufeu), serta Dusun Tudus 2 Desa Sanleo (Kec. Malaka Timur).
* *Kab. TTS* : Dusun 2 & 4 Desa Pene Utara (Kec. Oenino) dan Dusun 3 Desa Nano (Kec. Boking).
Baca juga: PLN Sukses Amankan Ibadah Paskah di Sabu Raijua Berjalan Khidmat
Kepala Desa Tunmat, Noldivikus Bouk, mengungkapkan rasa harunya saat menyaksikan wilayahnya kini terang benderang.
"Saya mewakili masyarakat menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada PLN. Perluasan jaringan ini adalah kado Paskah terindah bagi kami. Akhirnya, doa kami terjawab melalui kehadiran cahaya ini," ungkap Noldivikus.
Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Kupang, Albertus Koko Hendriyanto, menjelaskan bahwa perjuangan di lapangan tidaklah mudah.
"Hujan yang terus mengguyur menjadi kendala teknis utama, namun berkat kekompakan tim dan dukungan penuh warga, seluruh tahapan—mulai dari sosialisasi, pematokan, hingga uji komisioning—berhasil dilalui dengan baik. Kami berharap terang ini menjadi pemacu produktivitas warga," ujar Koko.
Secara teknis, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 6,62 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sejauh 27,47 kms, serta 6 unit gardu berkapasitas 50 kVA untuk melayani 348 calon pelanggan di Dusun-dusun tersebut.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah wujud nyata komitmen PLN dalam melistriki hingga ke beranda terdepan negeri.
"Listrik adalah jantung kemajuan ekonomi dan pendidikan. Kehadiran listrik di sebelas dusun ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya kami membawa harapan baru. Kami berkomitmen memastikan tidak ada satu pun desa yang tertinggal dari akses energi, seberat apa pun medannya," tegas Eko.
Lebih lanjut, Eko mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan listrik guna mendukung aktivitas produktif yang mampu menggerakkan ekonomi keluarga dan jika ada kendala listrik dapat di laporkan lewat Aplikasi PLN Mobile.
Ia juga menitipkan pesan agar masyarakat turut menjaga aset kelistrikan yang telah dibangun.
"Kami mohon bantuan masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset yang ada agar pasokan listrik tetap andal. Semoga cahaya ini meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh dan menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih cerah," pungkasnya.
Hadirnya listrik di wilayah-wilayah ini diharapkan tidak hanya menerangi rumah-rumah warga, tetapi juga menjadi motor penggerak bagi tumbuhnya UMKM lokal, meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak yang kini bisa belajar dengan nyaman di malam hari, serta memperkuat konektivitas digital di wilayah pelosok.
Dengan masuknya listrik ke delapan desa tersebut, PLN UIW NTT terus membuktikan komitmennya untuk mewujudkan keadilan energi bagi seluruh masyarakat di Nusa Tenggara Timur, hingga ke titik-titik terjauh di perbatasan negeri. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/PLN-di-Pulau-Timor.jpg)