Belu Terkini 

Program JKN Bantu Agus Pulih dari Infeksi Saluran Kemih

Tidak hanya memberikan perlindungan finansial, JKN juga memastikan peserta mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas. 

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
PESERTA JKN - Agustinus Dos Santos (36), warga Kelurahan Haliren Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu yang terdaftar sebagai peserta JKN menceritakan pengalamannya pada pertengahan bulan Oktober lalu Ketika ia harus menjalani perawatan akibat Infeksi Saluran Kemih (ISK). (15/12/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali menunjukkan perannya sebagai penopang utama layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia dalam mengakses pelayanan Kesehatan yang pasti dan setara. 

Tidak hanya memberikan perlindungan finansial, JKN juga memastikan peserta mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas. 

Hal ini yang dirasakan langsung oleh salah satu peserta JKN Agustinus Dos Santos (36), warga Kelurahan Haliren Kecamatan Atambua Selatan, yang menceritakan pengalaman nya pada pertengahan bulan Oktober lalu Ketika ia harus menjalani perawatan akibat Infeksi Saluran Kemih (ISK).

“Saya terdaftar program JKN ini sudah dari awal ketika pertama kasli saya berkerja di Perusahaan, jadi saya dan keluarga memang sudah ada lama dan sering juga digunakan kalau kami jatuh sakit,” ujarnya. 

Agus menceritakan jika awalnya ia merasakan sakit hebat yang muncul di area perut dan pinggul. Tiba-tiba pada rabu malam, rasa sakit itu berubah menjadi nyeri hebat di bagian pinggang dan kesulitan ketika harus buang air kecil. Namun pada saat itu ia tidak langsung menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) karena ia merasa nyeri yang ia rasakan akan hilang dengan sendirinya

Baca juga: Ombudsman NTT Mengkonfirmasi Aksesibilitas Kompensasi Pelayanan JKN di NTT


“Saya sudah coba untuk tidur tetapi nyerinya tidak hilang-hilang, karena tidak tahan lagi saya bangunkan istri saya, terus kami langsung ke IGD rumah sakit sekitar jam 02.00 subuh,” ungkapnya, (15/12/2025). 

Agus merupakan peserta Program JKN dengan segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), sehingga seluruh pelayanan yang ia terima selama dirawat dapat diakses dengan mudah tanpa memikirkan biaya. Kepesertaan yang ia miliki ini benar-benar menjadi penolong saat dibutuhkan.

“Penanganannya cepat. Setelah diperiksa ternyata saya kena infeksi saluran kemih, dokterpun menyarankan saya untuk menjalani rawat inap, setelah itu dokter memberikan obat biar rasa sakit yang saya rasa agak berkurang sedikit, Saya merasa lebih tenang karena ada tenaga medis yang terus memantau kondisi saya.” Ujarnya

Selama menjalani rawat inap, Agus juga mendapatkan pemeriksaan tambahan berupa USG. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada gangguan lain selain infeksi saluran kemih. Hasilnya pun cukup melegakan dokter memastikan bahwa tidak ditemukan penyakit lain nya.

“Puji tuhan selama dirawat di rumah sakit ini saya cukup merasa nyaman, makan dan obat pun selalu di antarkan ke kamar saya oleh perawat jadi istri saya tidak terlalu repot-repot lagi, kamarnya juga nyaman menurut saya, dan yang paling penting semua nya sudah gratis tidak ada lagi minta biaya tambahan,” sambungnya

Agus bercerita ketika istrinya melakukan proses administrasi tidak ada kendala, hanya menggunakan KTP saja sudah bisa dilayani, istrinya juga menjelaskan bahwa pelayanan di loket juga sangat cepat tidak menunggu lama.

“Saya merasa dengan ada BPJS Kesehatan ini sudah banyak membantu, saya juga sering dengar diluar sana kalau pake BPJS Kesehatan itu ribet tetapi nyata nya tidak ribet intinya ikuti alur pelayanan nya saja,” tuturnya

Di akhir obrolan, Agus menyampaikan rasa terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan seluruh tenaga medis yang telah memberikan layanan terbaik. Ia juga memberi pesan kepada seluruh masyarakat terkhususnya kabupaten Belu yang belum bergabung dengan program JKN ini, untuk segera mendaftar karena sakit itu tidak akan ada yang tau kapan datangnya.

“Program ini bukan sekedar program biasa tetapi penolong bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, semoga program ini selalu ada dan terus berkembang,” tutupnya. (gus) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved