Belu Terkini
Amos Rasakan Kemudahan dan Kepastian Layanan Kesehatan Berkat Program JKN
Di akhir wawancara, Amos menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPJS Kesehatan atas pelayanan yang telah ia terima.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang adil dan berkualitas, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus menjadi sandaran bagi jutaan peserta di seluruh Indonesia.
Tidak hanya memberikan perlindungan finansial, JKN juga menjadi harapan bagi banyak keluarga agar dapat mengakses layanan kesehatan tanpa rasa khawatir terhadap biaya.
Salah satu peserta JKN yang merasakan secara langsung manfaat dari program ini adalah Amos Nubatonis (55) yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ia terdaftar sebagai segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) di kelas 2.
Amos menceritakan pengalaman pribadinya sebagai peserta JKN ketika menjalani pengobatan rutin untuk penyakit gula darah atau diabetes yang ia derita. Penyakit tersebut mengharuskan dirinya untuk melakukan kontrol secara berkala setiap 2 hingga 3 bulan sekali agar kondisi tetap stabil dan terkendali.
“Gula darah saya di angka 170 mg/dL. Saya sudah beberapa kali melakukan pemeriksaan rutin dan yang terakhir itu pada bulan Agustus lalu. Saya dilayani di poli penyakit dalam. Prosesnya cukup cepat, kurang lebih hanya satu jam, mulai dari pendaftaran hingga selesai konsultasi dengan dokter,” ungkapnya. Kamis (4/12/2025)
Baca juga: Cegah Kecurangan JKN, BPJS Kesehatan Butuh Dukungan Banyak Pihak
Amos menambahkan bahwa pelayanan yang diterimanya selama proses pemeriksaan berjalan baik dan memuaskan.
Setelah konsultasi, ia menerima resep obat yang kemudian ditebus di apotek rumah sakit.
Hal yang membuatnya semakin bersyukur adalah tidak ada biaya tambahan apapun yang diminta, tidak hanya di rumah sakit, pada fasilitas kesehatan yang didatangi sebelumnya Amos juga tidak pernah diminta tambahan biaya. Petugas kesehatan yang melayani pun menurutnya sangat ramah dan responsif.
“Saya tidak dikenakan biaya apapun, semuanya ditanggung. Mulai dari jasa dokter sampai pembelian obat. Itu sangat membantu sekali, terutama bagi kami yang harus rutin menjalani perawatan seperti ini,” ujar Amos.
Amos juga menilai bahwa Program JKN memiliki manfaat yang sangat besar bagi masyarakat Indonesia. Keberadaannya menjadi penopang utama untuk meringankan beban biaya kesehatan yang tidak selalu dapat diprediksi.
“Menurut saya, JKN ini sangat baik karena sangat membantu dalam pembayaran jasa dokter dan pembelian obat. Kalau harus bayar sendiri mungkin akan terasa berat, apalagi untuk penyakit yang membutuhkan pengobatan jangka panjang,” ujarnya.
Terdaftar dari segmen kepesertaan Pekerja Penerima Upah (PPU), Amos merasa sangat terbantu karena pembayaran iuran dilakukan secara otomatis melalui pemotongan gaji setiap bulannya. Terlebih, iuran tersebut sudah menanggung istri dan tiga orang anaknya.
“Pembayaran iurannya baik dan gampang karena langsung dipotong otomatis dari gaji. Jadi tidak merepotkan sama sekali,” tambahnya.
Di akhir wawancara, Amos menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPJS Kesehatan atas pelayanan yang telah ia terima.
“Terima kasih BPJS Kesehatan, telah memudahkan saya dalam perawatan di rumah sakit. Mulai dari konsultasi dokter sampai pembelian obat, saya tidak dikenai biaya apapun. Kiranya BPJS Kesehatan dapat terus meningkatkan pelayanan menjadi lebih baik lagi dan memudahkan pasien yang membutuhkan pertolongan,” tutupnya. (gus)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Amos-Nubatonis-peserta-JKN.jpg)