Wisata NTT

Wisata,  Pulau Dana Surga Tersembunyi Di Selatan Indonesia Terletak di Sabu Raijua

Kabupaten Sabu Raujua memiliki begitu banyak spot indah yang tersembut di tiga pulau di wilayah itu. Tiga pulau itu adalah Pulau Sabu

|
Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
POS-KUPANG.COM/AGUSTINA YULIAN TASINO DHEMA
Penampakan Pulau Dana, salah satu spot wisata di Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT 

POS KUPANG.COM -- Kabupaten Sabu Raujua memiliki begitu banyak spot indah yang tersembut di tiga pulau di wilayah itu.
Tiga pulau itu adalah Pulau Sabu , Pulau Raijua dan ketiga ada Pulau Dana .

Pulau Dana adalah sebuah pulau kecil tak berpenghuni yang terletak di perairan sebelah barat daya Pulau Sabu yang menjadi tujuan perjalanan saya selanjutnya. 

Untuk menuju ke sana biasanya menggunakan kapal penumpang dengan rute perjalanan dari Sabu ke Raijua.

Pulau berpasir putih ini bak surga kecil yang terlupakan di beranda selatan Indonesia 

Bisanya perjalanan menuju ke pulau Dana menggunakan kapal nelayan.

Karena kapal penumpang belum membuka rute ke sana namun biasanya wisatawan atau masyarakat yang ingin ke Pulau Dana untuk memancing Nisa menyewa kapal penumpang.

Pulau yang jaraknya sekitar 30 kilometer dari Pulau Raijua ini menjadi satu-satunya pulau tak berpenghuni di Sabu Raijua.

Pulau ini merupakan pulau yang dikeramatkan oleh penduduk asli Pulau Raijua dan hanya boleh dikunjungi setahun sekali saat upacara-upacara tertentu. 

Baca juga: Wisata NTT, Pesona Pantai Langa Ae Bak Permata yang Terselip di Sabu Raijua

Di pulau yang memiliki hamparan pasir putih ini terdapat dua danau. Satu danau yang terletak di tengah-tengah Pulau Dana dan danau satunya lagi terhubung ke laut. 

Waktu tempuh dari Pulau Sabu menuju Palau Dana sekitar 4 sampai dengan  5 jam pelayaran. 

Berdasarkan cerita dari masyarakat asli Pulau Raijua, Pulau Dana ini merupakan tempat leluhur mereka bersemayam, sehingga tidak boleh sembarang orang mengunjunginya dan jika seseorang ingin berkunjung ke pulau ini, mereka harus menemui dan meminta izin dari para pemangku adat.

Khusus perempuan tidak diizinkan untuk menginjakkan kaki di pulau ini apalagi pada saat pemangku adat melakukan ritual di sana. Apabila dilanggar maka akan kena bala atau sial. 

Meskipun perempuan bisa menginjakkan kaki di pulau ini says icon pemangku Adar, perempuan tersebut harus dalam keadaan bersih atau tidak sedang berhalangan.

"Itu alasan budyaa mereka, alasan tradisi mereka. Jika melanggar, banyak yang terbukti. Itu terbukti macam-macam itu dia jatuh di pulau itu, bisa sakit, bahkan meninggal dunia kalau tidak segera ditangani oleh tua adat. Di situ nanti akan merepotkan tua adat sehingga dia melarang," jelas Bupati Sabu Raijua, Drs Nikodemus N Rihi Heke pada Kamis, 26 Desember 2024.

Bupati Heke mengatakan, Pulau Dana bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Sabu Raijua.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved