NTT Terkini 

Rote Ndao Bersiap Jadi Sentra Garam Nasional, PLN Siap Hadirkan Listrik Andal

Victor Manoppo menekankan pentingnya ketersediaan infrastruktur pendukung seperti listrik, jalan, dan pelabuhan.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO-PLN (PERSERO)
DUKUNGAN - Nikolas Denis Andrian Manager PLN UP3 Kupang saat menyampaikan tanggapan dukungan PLN untuk pembangunan kawasan SIGN di Kabupaten Rote Ndao.  

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur menegaskan komitmen penuhnya untuk mendukung Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (SIGN) di Kabupaten Rote Ndao.

Hal ini disampaikan dalam acara sosialisasi program yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan proyek strategis ini.

Acara yang berlangsung pada Rabu (23/07) di Kupang ini dihadiri oleh Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Irjen. Pol. Drs. Victor Gustaaf Manoppo, M.H., Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, perwakilan Kanwil BPN Provinsi NTT, dan tim dari PLN.

Dalam sambutannya, Dirjen KKP Irjen. Pol. Drs. Victor Gustaaf Manoppo, M.H. menjelaskan bahwa SIGN merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah untuk memenuhi kebutuhan garam industri nasional.

Baca juga: LUTD PLN Terangi Masa Depan, Hadirkan Cahaya untuk Masyarakat dan Fasilitas Umum


"Proyek ini sedang diproses menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN). Selain itu, kami berharap kawasan ini dapat menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat pesisir, khususnya para petambak garam lokal," ungkapnya. 

Victor Manoppo menekankan pentingnya ketersediaan infrastruktur pendukung seperti listrik, jalan, dan pelabuhan.

Menanggapi hal tersebut, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (PLN UP3)Kupang, Nikolas Denis Adrian, yang mewakili PLN UIW NTT, menyampaikan kesiapan PLN.

"PLN siap mendukung penuh pembangunan SIGN di Rote Ndao. Untuk mempercepat proses perencanaan, kami membutuhkan data teknis yang lengkap, seperti Detail Engineering Design (DED), kebutuhan daya, dan target waktu pembangunan," jelasnya.

Denis juga menambahkan bahwa PLN akan segera melakukan survei dan kajian teknis di lapangan.

General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, turut memperkuat pernyataan tersebut.

"PLN sangat siap mendukung SIGN, apalagi PKS sudah ditandatangani. Namun, kami memerlukan koordinasi dan komunikasi yang intensif serta dukungan dari pemerintah dan masyarakat setempat agar pembangunan jaringan listrik berjalan lancar," tegasnya.

Menurut KKP, proses konstruksi SIGN ditargetkan dimulai pada Agustus 2025 dan diharapkan beroperasi penuh pada tahun 2026. Untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana, KKP dan PLN sepakat membentuk tim koordinasi bersama yang akan mengawal pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah disepakati.

Dengan sinergi kuat antara KKP, PLN, Kementerian ATR/BPN, dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, pemerintah optimistis bahwa SIGN akan menjadi motor penggerak ekonomi baru di NTT, sekaligus menjadi tonggak penting dalam mewujudkan swasembada garam nasional untuk kemandirian ekonomi. (*)
 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS    

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved