Nasional Terkini
Jelang MotoGP 2025, Pertamina Siaga Penuh Pasok BBM di Sirkuit Mandalika
BBM tersebut disuplai dari Penampungan BBM (PBBM) Ampenan dan dikelola langsung oleh tim Pertamina Retail wilayah NTB
Laporan Reporter POS-KUPANG. Com, Tari Rahmaniar Ismail
POS-KUPANG.COM, KUPANG – PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam kondisi siap tempur untuk mendukung padatnya kalender balap tahun 2025—termasuk ajang bergengsi MotoGP Mandalika yang dijadwalkan berlangsung pada 3–5 Oktober 2025.
Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Patra Niaga Wilayah Lombok Tommy Wisnu Ramdan, menegaskan bahwa Pertamina telah menyiapkan segala infrastruktur pendukung, termasuk Modular BBM berkapasitas 15 kiloliter yang menjadi tulang punggung suplai bahan bakar untuk balapan sejak MotoGP 2023.
“Awalnya modular ini hanya dipakai untuk kebutuhan safety car. Sekarang, kami perluas fungsinya untuk menyokong berbagai event balap nasional dan internasional di Mandalika,” ujar Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Patra Niaga Wilayah Lombok Tommy Wisnu Ramdan, Selasa (2/7/2025).
BBM tersebut disuplai dari Penampungan BBM (PBBM) Ampenan dan dikelola langsung oleh tim Pertamina Retail wilayah NTB.
Meski tak langsung diisi ke motor balap, BBM terlebih dahulu ditransfer ke drum sebelum dikirim ke area pit. Untuk kendaraan operasional sirkuit, pengisian bisa dilakukan langsung di unit modular.
Baca juga: Terobos Cuaca Ekstrem Pertamina Gandeng TNI AL Pastikan BBM Tiba di Pelosok Kepulauan
Produk bahan bakar yang digunakan adalah Turbo RON 98, varian tertinggi dari Pertamina dengan harga tetap Rp 13.500 per liter, sama seperti di SPBU.
Persiapan stok dilakukan satu minggu sebelum event dimulai untuk menjamin kelancaran tanpa hambatan.
“Kami rutin melakukan uji kualitas BBM, terutama Research Octane Number (RON), karena bahan bakar di arena balap harus punya performa tinggi dan stabil,” jelas Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Patra Niaga Wilayah Lombok Tommy Wisnu Ramdan.
Kebutuhan BBM pun bervariasi. Mobil safety car rata-rata mengonsumsi 60 liter per event, sementara motor balap bisa menyedot hingga 3 kiloliter.
Sebagai perbandingan, pada MotoGP Mandalika 2023 tercatat konsumsi 200 liter, naik menjadi 300 liter di 2024. Saat ini, modular di sirkuit menyimpan stok hingga 4.000 liter.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Gelar Media Gathering Bersama Insan Pers NTT dan NTB di Lombok
Pertamina mencatat ada sekitar 15 event balap yang akan digelar di Mandalika sepanjang tahun ini. Namun, tidak semua mendapat dukungan penuh dari perusahaan pelat merah tersebut.
Fokus utama tetap pada event berskala besar seperti MotoGP, terutama yang digelar atas kerja sama dengan MGPA (Mandalika Grand Prix Association).
“Kami selektif dalam memberikan dukungan. Tapi untuk event besar, kami all out,” tegasnya.
Sirkuit Mandalika kini bukan hanya ikon NTB, tapi juga arena balap kelas dunia yang menuntut standar tinggi di segala lini, termasuk pasokan energi.
Pertamina hadir memastikan tidak ada kompromi dalam kualitas dan kesiapan—karena di dunia balap, setiap detik dan tetes BBM bisa jadi penentu kemenangan. (Iar)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/PT-Pertamina-Patra-Niaga-memastikan-pasokan-bahan-bakar-minyak-jelang-MotoGP.jpg)