Selasa, 5 Mei 2026

Kredit Usaha Rakyat

Pemerintah Sediakan 13 Triliun Untuk KUR Renovasi Rumah

Sejalan dengan kebijakan pemerintah menaikkan plafon KUR hingga Rp5 miliar  untuk ekosistem perumahan.

Tayang:
Editor: Ryan Nong
KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA
AIRLANGGA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA -  Pemerintah menambah plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk masyarakat yang ingin merenovasi rumah. Plafon KUR renovasi rumah bahkan sampai Rp 13 Triliun.

"Untuk perorangan, KUR bisa dimanfaatkan untuk renovasi rumah, atau rumah untuk tempat usaha. Kita akan menyiapkan plafonnya kira-kira Rp13 triliun," kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartart, Kamis (3/7/2025).

Dikutip dari KBRN, fasilitas itu merupakan upaya pemerintah memberikan stimulus dari sisi permintaan (demand side) pinjaman KUR. Sejalan dengan kebijakan pemerintah menaikkan plafon KUR hingga Rp5 miliar  untuk ekosistem perumahan.

"KUR ini diberikan untuk kontraktor dengan level usaha kecil menengah (UMKM) dengan kriteria sesuai UMKM. Yakni UMKM yang memiliki modal hingga 5 miliar dan penjualan rumah 50 miliar," ujar Menko Airlangga.

Dengan menaikkan plafon KUR hingga Rp5 miliar, bisa digunakan untuk membangun  38-40 unit rumah tipe 36. "Ini waktunya bisa sampai 4-5 tahun, dan pemerintah menyiapkan 117 triliun untuk tambahan plafon tersebut," ucapnya.

Untuk sektor perumahan, pemerintah juga memberikan subsidi bunga untuk sektor UMKM Konstruksi sebesar 5 persen.

"Jadi jika perbankan memberikan bunga 11 persen, maka kontraktor hanya membayar bunga 6 persen, karena 5 persennya disubsidi pemerintah," kata Airlangga menutup keterangannya. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved