Wisata NTT
Wisata NTT, Pesona Pulau Rinca , Keunikan dan Kindahan yang Perlu Diketahui
Salah satu spot yang menjasi tujuan utama saat liburan ke Labuan Bajo aadla Pulau Rican. Pulau ini merupakan salah satu tempat hidup habitat asli
Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG.COM -- Salah satu spot yang menjasi tujuan utama saat liburan ke Labuan Bajo aadla Pulau Rican.
Pulau ini merupakan salah satu tempat hidup habitat asli Komodo, bahkan jumlah Komodo di tempat ini lebih banyak dari Pulau Komodo
Dikutip dari Traveloka, Pulau Rinca adalah salah satu destinasi eksotis di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang menyimpan keunikan tersendiri.
Terletak di dalam kawasan Taman Nasional Komodo, pulau ini dikenal sebagai rumah bagi satwa langka yang menjadi ikon Indonesia, yaitu komodo.
Pulau Rinca menjadi magnet bagi para wisatawan yang ingin merasakan sensasi petualangan liar, menyusuri padang savana yang luas, dan melihat langsung keberadaan reptil purba dari jarak dekat.
Berbeda dengan Pulau Komodo yang lebih dikenal luas, Pulau Rinca justru menawarkan pengalaman wisata yang lebih tenang dan autentik. Hingga tahun 2024, dengan populasi sekitar 1.427 ekor komodo, pulau ini dinilai sebagai salah satu wilayah dengan kepadatan populasi komodo tertinggi.
Tidak heran jika banyak wisatawan memilih Pulau Rinca sebagai alternatif petualangan alam yang menantang tetapi tetap nyaman dan mudah diakses.
Baca juga: Wisata NTT, 8 Spot Pantai dan Pulau yang jadi favorit Wisatwan Saat Liburan ke Labuan Bajo
Lokasi dan Rute Menuju Pulau Rinca
Secara geografis, Pulau Rinca terletak lebih dekat dari Labuan Bajo dibandingkan Pulau Komodo, sehingga pulau ini kerap menjadi pilihan utama untuk wisata singkat. Dari Labuan Bajo, kamu hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan laut menggunakan kapal wisata untuk mencapai dermaga utama di Loh Buaya, pintu masuk utama Pulau Rinca.
Transportasi menuju Pulau Rinca bisa kamu tempuh dengan menyewa perahu harian atau menggunakan jasa agen wisata di Labuan Bajo. Meskipun perjalanannya harus melalui laut, pengalaman menuju Pulau Rinca justru menjadi bagian seru dari petualanganmu. Hamparan laut biru yang luas, angin sepoi-sepoi, dan pulau-pulau kecil di sepanjang perjalanan akan membuatmu takjub bahkan sebelum tiba di tujuan utama.
Daya Tarik Pulau Rinca
Berbeda dengan Pulau Komodo yang lebih padat dan memiliki vegetasi hutan lebat, Pulau Rinca menawarkan pemandangan savana yang luas dan udara yang lebih sejuk. Berikut beberapa daya tarik utamanya:

1. Melihat Komodo dari Dekat
Daya tarik utama Pulau Rinca, kamu bisa menyaksikan komodo secara langsung, khususnya di area Lembah Loh Buaya yang menjadi tempat konservasi terbuka dan titik utama observasi komodo bagi wisatawan.
Kini kamu dapat mengamati komodo dari elevated deck, yaitu jalan layang yang dirancang aman dan ramah pengunjung. Jalur ini juga sering disebut mirip dengan latar film Jurassic Park, menjadikannya spot favorit untuk berfoto.
Tak hanya melihat komodo, kamu juga bisa mengunjungi Niang Komodo, sebuah pusat informasi sekaligus mini museum yang memamerkan dua rangka komodo asli. Komodo betina bernama Jesica dan komodo jantan bernama Mr. X dipajang sebagai simbol konservasi dan edukasi.
2. Savana yang Menawan
Pulau Rinca menawarkan pemandangan berbeda dari Pulau Komodo yang cenderung berhutan lebat. Di sini, kamu akan disuguhi hamparan savana luas, dengan latar belakang langit biru cerah dan bukit-bukit yang menggoda untuk dijelajahi. Ideal untuk kamu yang suka fotografi atau sekadar menikmati alam terbuka.
Baca juga: Wisata NTT, Pantai Loodik Spot Indah di Kabupaten Malaka, NTT
3. Momen Fotografi yang Tak Terlupakan
Mencari momen sempurna untuk fotografi? Pulau Rinca punya segalanya. Matahari terbenam di ufuk barat pulau menciptakan siluet luar biasa yang dramatis dan menawan. Dari puncak-puncak bukit atau dek pengamatan, kamu bisa mengabadikan pemandangan spektakuler yang akan menjadi kenangan seumur hidup.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Pulau Rinca
Ada beragam aktivitas seru yang bisa kamu lakukan selama berada di pulau ini, membuatnya menjadi destinasi ideal bagi para wisatawan yang ingin merasakan sensasi eksplorasi alam tanpa terlalu banyak gangguan dari keramaian.
1. Trekking Seru ke Gunung Ora
Jika kamu penyuka tantangan, jangan lewatkan kesempatan untuk mendaki Gunung Doro Ora yang memiliki ketinggian sekitar 670 mdpl. Pendakian ini menyuguhkan panorama pulau-pulau di sekitar Flores barat dari sudut yang menakjubkan.
Tersedia beberapa pilihan jalur trekking: pendek (30 menit), menengah (1 jam), dan panjang (2-3 jam), yang bisa kamu pilih sesuai dengan stamina dan waktu yang kamu miliki. Sepanjang pendakian, kamu akan melihat savana luas, gugusan bukit, dan laut biru yang membentang di kejauhan. Jangan lupa membawa air minum, alas kaki yang nyaman, dan kamera!
2. Melihat Habitat Satwa Liar Lainnya
Selain komodo, Pulau Rinca juga menjadi rumah bagi beragam satwa liar seperti babi hutan, kerbau liar, dan berbagai jenis burung eksotis. Suara alam yang tenang diselingi kicauan burung dan hewan liar lainnya menciptakan suasana yang benar-benar alami.
3. Ikut Menanam Mangrove
Pulau Rinca tak hanya mengajakmu menikmati keindahan alam, tapi juga berpartisipasi dalam program pelestarian lingkungan. Kamu bisa ikut dalam penanaman mangrove dengan biaya sekitar Rp150.000 per bibit.
Menariknya, setiap bibit dapat diberi nama, dan di kunjungan berikutnya kamu bisa melihat perkembangan tanamanmu. Ini bukan hanya kegiatan edukatif, tapi juga cara asyik berkontribusi bagi kelestarian alam Indonesia.
Fasilitas dan Layanan di Pulau Rinca
Meskipun Pulau Rinca masih tergolong sebagai pulau yang alami dan minim infrastruktur modern, beberapa fasilitas dasar sudah tersedia untuk kenyamanan pengunjung.
1. Toilet Umum dan Fasilitas Dasar
Di sekitar area Loh Buaya, yaitu lokasi utama kunjungan wisatawan, terdapat toilet umum yang bisa digunakan oleh para pengunjung. Selain itu, juga tersedia tempat istirahat sederhana, tempat kamu bisa berhenti sejenak sebelum melanjutkan eksplorasi pulau. Meski fasilitas ini tergolong sederhana, keberadaannya sangat membantu, terutama bagi wisatawan yang melakukan kunjungan harian dari Labuan Bajo.
2. Warung Makan dan Tempat Istirahat
Di sekitar pos penjagaan dan area parkir kapal di dermaga Loh Buaya, terdapat beberapa warung makan sederhana yang menjual makanan dan minuman lokal. Harganya memang sedikit lebih tinggi dari rata-rata karena akses distribusi yang terbatas, tetapi cukup memadai untuk mengisi tenaga setelah berkeliling pulau.
3. Homestay dan Akomodasi
Bagi kamu yang ingin menghabiskan malam di Pulau Rinca dan merasakan suasana alam yang lebih mendalam, tersedia beberapa homestay sederhana yang dikelola oleh warga sekitar atau pihak pengelola taman nasional.
Meski fasilitasnya tidak semewah hotel bintang lima, homestay ini menawarkan pengalaman autentik, dekat dengan alam, dan jauh dari hiruk-pikuk kota. Kamu bisa menikmati langit malam yang penuh bintang dan suara alam yang tenang. Namun, karena jumlahnya terbatas, sangat disarankan untuk memesan terlebih dahulu sebelum berkunjung.*
Baca artikel lain di Pos Kupang.com KLIK >> GOOGLE.NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.