Sabtu, 11 April 2026

KKB Papua

Motif hingga Daftar Korban Serangan KKB Kalenak Murib di Puncak

Akibat serangan tersebut, tiga orang dinyatakan tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, belasan honai juga dibakar oleh KKB.

Editor: Ryan Nong
KOMPAS.COM/DOK SATGAS OPERASI DAMAI CARTENZ
KORBAN KKB - Salah satu korban warga sipil dari KKB di Kampung Lambera, Distrik Yugumoak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Rabu (18/6/2025) 

POS-KUPANG.COM, PUNCAK - Kalenak Murib memimpin Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan aksi kekerasan di Kampung Lambera, Distrik Yugumoak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Mereka menyerang warga sipil pada Rabu (18/6/2025) sekitar pukul 09.00 WIT. 

Akibat serangan tersebut, tiga orang dinyatakan tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, belasan honai juga dibakar oleh KKB.

“Ada tiga orang warga sipil yang tewas dan empat orang lainnya mengalami luka-luka akibat penyerangan dari KKB pimpinan Kalenak Murib,” kata Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Faizal Ramadhani, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (22/6/2025).

Korban tewas terdiri dari Minanggen Wijangge, Patiago Tabuni dan Oriup Murib. Sementara  korban luka yakni Amos Tabuni (luka tembak di lengan kanan), Anis Tabuni (luka tembak di lengan kiri), Amote Tabuni (luka di bagian kepala) serta Perdus Tabuni (rekoset di bagian kaki).

“Korban tewas ada tiga orang dan korban luka-luka ada empat orang, di mana korban luka-luka mengalami luka di bagian kepala, rekoset di bagian kaki, serta luka tembak di bagian lengan kiri dan kanan,” jelas Brigjen Faizal.

Motif penyerangan KKB Faizal menjelaskan bahwa penyerangan tersebut dipicu oleh motif pribadi. KKB Kalenak Murib marah setelah mendapati istri ketiganya berselingkuh dengan salah satu anak buahnya, Minanggen Wijangge.

“Motifnya diduga adanya perselingkuhan dari istri ketiga KKB pimpinan Kalenak Murib dengan anak buahnya, sehingga memicu terjadinya penyerangan hingga menyebabkan korban jiwa terhadap warga sipil di Kampung Lambera,” ujar Faizal.

Diketahui bahwa KKB Kalenak Murib bersama 23 anggotanya memasuki Kampung Lambera pada Selasa (17/6/2025) pukul 16.00 WIT dengan membawa setidaknya empat pucuk senjata api laras panjang.

“Sebagian besar warga Kampung Lambera telah berpindah ke tempat yang lebih aman di Distrik Megeabume dan Distrik Sinak untuk menyelamatkan diri,” ungkapnya. (*)

 

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved