Rabu, 22 April 2026

Kabupaten Kupang Terkini

Sekwan Kabupaten Kupang Angkat Bicara Terkait Dugaan Staf Dianiaya Anggota DPRD

Menurut Efendy, sampai saat ini ia belum menerima kabar dan konfirmasi lebih lanjut dari Roni Nubatonis yang diduga menjadi korban penganiayaan

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Sekertaris Dewan Kabupaten Kupang,Efendy Kusumo 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Alexandro Novaliano Demon Paku

POS-KUPANG. COM, OELAMASI - Sekretaris Dewan Kabupaten Kupang Efendy Kusumo angkat bicara terkait anggota DPRD Kabupaten Kupang yang diduga melakukan penganiayaan terhadap salah satu staf Sekretariat DPRD Kabupaten Kupang.

Menurut Efendy, sampai saat ini ia belum menerima kabar dan konfirmasi lebih lanjut dari Roni Nubatonis yang diduga menjadi korban penganiayaan tersebut.

Hal ini dikarenakan, hingga saat ini, Roni yang merupakan Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Keuangan Sekwan DPRD Kabupaten Kupang belum melakukan aktivitas seperti biasa di kantor.

"Saya pikir kita harus lebih bijak saja dalam menyikapi itu, sampai saat ini belum ada konfirmasi dari Roni sendiri dan ia juga belum masuk kantor juga, " imbuhnya. 

Sebelumnya beredar kabar seorang anggota DPRD Kabupaten Kupang, Tome da Costa diduga melakukan penganiayaan terhadap Roni Nubatonis saat digelar rapat internal di DPRD Kabupaten Kupang, Jumat (20/6/2025).

Tak hanya Tome Da Costa, salah satu anggota DPRD Kabupaten Kupang yakni Octovianus Djevri Piether La'a, juga ikut terlibat dalam kasus ini.

Baca juga: Ketua DPRD Kabupaten Kupang Dukung Pembangunan Dermaga Rakyat dan TPI di Bolok Kupang Barat

Kuasa hukum Roni Nubatonis, Bildad Thonak menjelaskan kejadian tersebut berawal saat sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kupang memaksa Roni untuk segera mencairkan anggaran perjalanan dinas. 

Menurut Bildad, para anggota DPRD memaksa Roni agar anggarannya cair terlebih dahulu sebelum perjalanan dinas.

Bildad sendiri menyampaikan, hal tersebut sesuai dengan aturan dimana anggaran tersebut baru bisa diklaim setelah perjalanan dinas. 

Dari kejadian tersebut, Roni Nubatonis akhirnya langsung membuat laporan polisi dengan mendatangi Mapolda NTT untuk melaporkan kejadian ini. (nov)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved