TTS Terkini

Klasis Amanuban Selatan Gelar Jambore Part  Tahun 2025, 35 Jemaat Turut Berpartisipasi

Ia menyebutkan jambore yang sering diadakan akan selalu menarik banyak antusias, kecuali jambore kaum Bapa yang masih menjadi pergumulan GMIT. 

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/MARIA VIANEY GUNU GOKOK
JAMBORE - Klasis Amanuban Selatan Gelar Jambore Part Tahun 2025 di Jemaat Kefas Teas. 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok

POS-KUPANG.COM, SOE -  GMIT Klasis Amanuban Selatan menggelar Jambore Part Klasis Amanuban Selatan 2025 yang berlokasi di Jemaat Kefas Teas pada (23/6/2025) sampai (26/6/2025).

Tema jambore part tahun ini diambil dari Mikha (6:8) "Lakukan keadilan, cinta kesetiaan, dan hidup rendah hati di hadapan Tuhan".

Adapun Sub tema Anak GMIT Citra Kristus, Sehat, Cerdas, Kreatif dan Siap menjadi saksi bagi Kemuliaan Allah. 

Jemaat Kefas Teas menjadi tuan rumah bagi anak-anak dari 35 jemaat di Amanuban Selatan untuk bersama saling mengenal dan tumbuh dalam Tuhan Yesus. 

Ketua Klasis Amanuban Selatan, Pdt. Yorim Kause, mengatakan kegiatan ini diadakan guna memberikan kebebasan untuk berkreasi dan saling mengenal. 

Baca juga: Putra Oebesa FC Keluar Sebagai Juara I Turnamen Sepak Bola Bupati TTS Cup I 2025

"Dalam kegiatan jambore part ini bertujuan untuk berekreasi sesuai minat dan bakarnya. Anak-anak diberikan ruang kreasi dan belajar untuk membangun tim, bernyanyi, menari, bermain bersama, sekalipun datang dari tempat yang berbeda," ungkapnya. 

Ketua Sinode GMIT NTT, Samuel Pandie, menyebutkan mengurus anak-anak berarti urus injil yang hidup, maka ruang kehidupan di gereja harus terbuka untuk anak-anak. 

"Bayangkan dengan kekuatan gereja dari anak-anak ini, ketika besar menghasilkan lagi 1 juta jemaat untuk gereja. Dengan tantangan global saat ini, memikirkan masa sulit tapi kalau lihat anak-anak maka langsung senang, " jelasnya. 

Ia menyebutkan jambore yang sering diadakan akan selalu menarik banyak antusias, kecuali jambore kaum Bapa yang masih menjadi pergumulan GMIT. 

"Saya bersyukur sekitar 450 peserta jambore part ini. Biasanya jambore part anak-anak pasti ramai dan gereja penuh, tapi kalau jambore bapak-bapak masih jadi pergumulan GMIT, " pungkasnya

Ia berharap manfaat kesempatan ini peserta bisa saling belajar dan saling mengenal. Jambore tidak ada lagi juara, karena semua anak juara. 

"Selamat berjambore. Pakai waktu ini untuk saling bersahabat. Karena ini akan menjadi cerita yang menyenangkan di kemudian hari, " pesannya kepada peserta. 

Hadir dalam pembukaan kegiatan jambore part ini, Wakil Bupati TTS, Johny Army Konay, Ketua Sinode GMIT NTT, Ketua Tim Pengerak PKK, Staf Ahli Tim penggerak PKK, Babinsa Kecamatan Amanuban Selatan, Kepala Desa Kefas Teas, dan para pendeta pendamping. (any)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved