KUR 2025
Pinjam KUR BTN 2025, Calon Debitur Wajib Perhatikan Syarat dan Langkah-Langkah Berikut Ini
Di Bank Tabungan Negara (BTN) juga mendukung penuh program pemerintah dalam membantu pelaku UMKM terutama KUR Mikro dan KUR Kecil.
Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM- Wujud perhatian pemerintah dalam mendukung usaha ekonomi produktif ditunjukkan melalui pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Semua bank pemerintah menyediakan layanan KUR dengan plafon tertentu dan bunga yang dapat dijangkau calon debitur.
Di Bank Tabungan Negara (BTN) juga mendukung penuh program pemerintah dalam membantu pelaku UMKM terutama KUR Mikro dan KUR Kecil.
BTN menyediakan dana KUR untuk UMKM yang usaha produktif dan layak, tetapi belum memiliki agunan tambahan yang cukup.
Bagi pelaku usaha UMKM yang ingin mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di tahun 2025, penting untuk mengetahui syarat serta prosedur pengajuannya.
Baca juga: Cek Pengajuan KUR Mikro dan KUR Kecil untuk KUR BTN 2025 dengan Cicilan Terjangkau
Pemerintah menargetkan penyaluran KUR hingga Rp300 triliun pada tahun ini, dengan fokus pada sektor padat karya seperti makanan dan minuman, tekstil, kulit, dan furnitur.
Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa program KUR tetap berjalan di 2025 setelah keluarnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait KUR tahun ini.
Ia menjelaskan, plafon kredit KUR yang ditetapkan mulai dari Rp500 juta sampai Rp10 miliar, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
KUR BTN 2025 adalah program Kredit Usaha Rakyat yang ditawarkan oleh Bank BTN untuk mendukung UMKM.
Program ini menawarkan pembiayaan dengan suku bunga rendah dan limit pinjaman hingga Rp 500 juta, serta persyaratan yang mudah dipenuhi.
Baca juga: Akses KUR BTN 2025 dengan Cicilan Terjangkau, Ada KUR Mikro dan KUR Kecil
Poin-poin penting tentang KUR BTN 2025:
-. Plafon Pinjaman: KUR BTN 2025 menawarkan pinjaman hingga Rp 500 juta.
-. Suku Bunga: Suku bunga KUR BTN 2025 mulai dari 6 persen efektif per tahun.
-. Syarat: Syarat pengajuan KUR BTN 2025 relatif mudah dan bisa diakses oleh UMKM yang memenuhi kriteria.
-. Tujuan: Program ini bertujuan untuk membantu UMKM mengembangkan usahanya dengan modal yang terjangkau.
-. Pengajuan: Pengajuan KUR BTN 2025 dapat dilakukan di kantor cabang BTN terdekat.
-. Dokumen: Persiapan dokumen seperti e-KTP, Kartu Keluarga, NPWP (jika diperlukan), dan dokumen pendukung usaha.
Syarat Pengajuan KUR BTN 2025
Untuk bisa mengajukan KUR, calon debitur harus memenuhi beberapa persyaratan berikut:
- Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera di e-KTP.
- Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Telah menjalankan usaha minimal 6 bulan.
- Tidak sedang menerima kredit produktif atau program KUR lain dari bank selain BTN. Memiliki NPWP jika mengajukan pinjaman di atas Rp50 juta.
- Tidak tercatat dalam daftar hitam Bank Indonesia dan bebas dari riwayat kredit macet.
Cara Mengajukan KUR BTN 2025:
Langkah-langkah pengajuan KUR BTN dapat dilakukan dengan mudah:
- Kunjungi kantor cabang BTN terdekat.
- Siapkan dokumen penting seperti e-KTP, Kartu Keluarga, NPWP (jika diperlukan), serta dokumen pendukung usaha seperti izin usaha atau surat keterangan usaha.
- Isi formulir aplikasi KUR yang disediakan petugas bank.
- Bank akan melakukan verifikasi dokumen dan survei lokasi usaha untuk menilai kelayakan.
- Setelah disetujui, debitur menandatangani akad kredit dan dana akan langsung dicairkan ke rekening.
Contoh plafon pinjaman dan cicilan KUR BTN 2025:
KUR Mikro dengan plafon maksimal Rp50 juta dan KUR Kecil dengan plafon mulai dari Rp50 juta hingga Rp500 juta, sesuai kebutuhan usaha.
Cicilan KUR BTN akan bervariasi tergantung pada jangka waktu atau tenor pinjaman.
KUR Mikro:
Plafon Pinjaman: Maksimal Rp50 juta.
Contoh Cicilan (dengan asumsi bunga 6 % ):
Tenor 12 bulan: Rp 4,3 juta per bulan.
Tenor 24 bulan: Rp 2,2 juta per bulan.
Tenor 36 bulan: Rp 1,5 juta per bulan.
Tenor 48 bulan: Rp 1,1 juta per bulan.
Tenor 60 bulan: Rp 966.640 per bulan.
KUR Kecil:
Plafon Pinjaman: Mulai Rp50 juta hingga Rp500 juta.
Contoh Cicilan (dengan asumsi bunga 6 % ):
Tenor 12 bulan: Rp 4,3 juta per bulan untuk pinjaman Rp50 juta.
Tenor 24 bulan: Rp 2,2 juta per bulan untuk pinjaman Rp50 juta.
Tenor 36 bulan: Rp 1,5 juta per bulan untuk pinjaman Rp50 juta.
Tenor 48 bulan: Rp 1,1 juta per bulan untuk pinjaman Rp50 juta.
Tenor 60 bulan: Rp 966.640 per bulan untuk pinjaman Rp50 juta.
Cicilan akan meningkat seiring dengan kenaikan plafon pinjaman.
Catatan:
Angka cicilan di atas adalah contoh dan dapat berubah tergantung pada suku bunga efektif dan jangka waktu yang dipilih.
Pastikan untuk mengecek simulasi cicilan secara detail di kantor cabang BTN sebelum mengajukan pinjaman.
Untuk pinjaman di atas Rp50 juta, syaratnya harus memiliki NPWP. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.