KUR

Menteri UMKM: Driver Ojol Mitra Akan Dapat Insentif BBM dan KUR

Maman mengatakan status tersebut memungkinkan driver mempertahankan fleksibilitas waktu, sekaligus mendapatkan perlindungan dan akses pembiayaan layak

Editor: Ryan Nong
KONTAN
LUSTRASI. Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA  - Driver atau pengemudi ojek online (ojol) yang bergabung sebagai mitra UMKM Grab Indonesia akan mendapatkan sejumlah insentif, termasuk BBM bersubsidi, LPG bersubsidi, hingga kredit usaha rakyat (KUR).

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman mengatakan status tersebut memungkinkan driver mempertahankan fleksibilitas waktu, sekaligus mendapatkan perlindungan dan akses pembiayaan layaknya pengusaha UMKM formal lainnya.

"Kami juga punya program KUR yang di mana memberikan fasilitas pembiayaan pada usaha mikro, kecil, dan menengah di mana angkanya dari angka Rp 1- Rp 100 juta tanpa agunan," ujar Maman dikutip dari Kompas.com, (18/6/2025). 

"Bunganya hanya 6 persen setahun. Kalau bunga normal itu kurang lebih sekitar 16 sampai 18 persen. Tetapi di KUR ini mereka bisa mendapatkan 6 persen," imbuh dia.

Selain itu, pengemudi ojol yang bergabung menjadi UMKM akan mendapatkan pelatihan. Maman berjanji, pihaknya memberikan insentif pajak progresif 0,5 persen untuk bagi pelaku UMKM yang omzetnya di bawah Rp 4,8 miliar per tahun.

"Jadi kalau tadi misalnya treatment-nya (sebagai) pegawai pasti pajaknya berbeda. Nah kalau di treatment UMKM, insentif pajaknya hanya 0,5 persen," ucap dia.

Dengan begitu, mereka bisa menambah penghasilan tambahan. Maman mencontohkan, UMKM bisa dijalankan istri pengemudi ojol.

"Kami tidak menutup kemungkinan ke depan akan ada lagi beberapa fasilitas insentif, kami lihat nanti insentif apa yang berpihak dan memberikan fasilitas kemudahan kepada UMKM," jelas Maman.

Sementara itu, Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan semua orang bisa bergabung menjadi mitra Grabike, Grabcar, dan merchant. Penyandang disabilitas pum bisa mendaftarkan diri.

"Pendidikannya juga bebas. Kesempatan ini dibuka seluas-luasnya pada siapa pun, sehingga siapa pun mempunyai opportunity untuk mendapatkan income itu yang paling penting," papar Neneng.

Sejak 2018 pihaknya membuka 4,6 juta lapangan pekerjaan dari mitra UMKM. Karenanya, Grab membuka peluang bagi mitra pengemudi untuk membuka usahanya.

Neneng menyampaikan, Grab dan Kementerian UMKM menginisiasi program Kota Masa Depan sejak 2021, yang menjangkau 15 kota kecil dan lebih dari 200.000 UMKM telah bergabung.

Perusahaannya turut memfasilitasi calon mitra yang akan bergabung dengan rekrutmen selama tiga hari di Gedung Smesco.

Pendaftar diminta menyiapkan persyaratan yang telah ditentukan. Mereka juga akan diarahkan untuk langsung mendaftar BPJS Ketenagakerjaan. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved