Kamis, 7 Mei 2026

Sepakbola Indonesia

Cerita Aneh dari Negeri Sepakbola Ternate, Pemecatan Pelatih Malut United

"Kedua terbukti melakukan pelanggaran berat yang tak bisa di tolelir dan bertentangan dengan prinsip dan tujuan klub,

Tayang:
Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/HO
DIPECAT - Manajemen Malut United pecat Imran Nahumarudy sebagai pelatih kepala dan Yeyen Tumena sebagai direktur teknik. 

POS-KUPANG.COM - Sepakbola bagi ibu sebagian besar manusia di dunia ini punya daya magis luar biasa. Semua rame-rame menempatkan kata ini sebagai bagian penting dalam keseharian mereka. 

Begitu pula dengan Maluku Utara daerah di kawasan timut Indonesia sejak dulu menyimpan kekayaan alam yang melimpah ruah, menyediakan lahan luas, iklim hangat sepanjang tahun.

Kota ditepian pantai di kaki gunung Gamalama inilah banyak melahirkan pemain-pemain hebat yang akhirnya di kontrak klub-klub besar di kompetisi Galatama waktu itu. Mereka tersebar di klub Tunas Inti, Kramayuda Tiga Berlian (KTB) Niac Mitra Surabaya, CAPRINA Bali, Yanita Utama, UMS '80 dan banyak lagi. 

Ternate memang dikenal gudang pemain  tercatat pernah meraih piala Soeratin di era Ketua Umum PSSI, Ali Sadikin. Pemainnya waktu itu ada Lutfi Alhadar, Djony Patty, Hans Minggu, Abdullah Husen, Herry Latif,  Amran Soa dan beberapa lagi yang sudah almarhum. 

Sebelum ada MU Ternate sudah dikenal.lewat Persiter Ternate. Banyak pemain asing dikotrak saat itu juga pelatih hebat seperti Jackson Tiago pernah menangani timnas Persiter Ternate. Jackson bahkan pernah membawa Persiter sampai ke Liga Utama Kasta Tertinggi. 

Sesudah itu Persiter seperti mati suri lama hilang namanya. Tidak ada yang mau berani mengambil risiko membangun sepakbola di sana secara profesional. Tentu masalah utamanya adalah fulus.

Beruntung dua tahun lalu  2023 ada pengusaha tambang emas di Malut yang gila bola. Adalah David Glen namanya putera asli Maluku  hadir di Ternate kemudian mengakuasisi Putera Delta Sidoarjo Liga 3 2002-2023. Setelah dibeli dan mengganti nama  mulai tampil mengikuti kompetisi PSSI Liga 2 terus.naik sampai ke Liga 1. Dan dari awal Imran dan Yeyen bersama tim ini. Bahkanusai musim kemaren.keduanya memperpanjang kontraknya di MU.

Sontak Senin siang (16/6) ada rilis dari manajemen MU Pelatih Kepala Imran Nahumarury dan Yeyen Tumena Dirtek di pecat. Ada apa?

Direktur Utama PT Malut Maju Sejahtera perusahaan yang menaungi Laskar Kie Raha, Dirk Soplanit menanda tangani surat yang menghebohkan itu. 

Alasannya? "Kedua terbukti melakukan pelanggaran berat yang tak bisa di tolelir dan bertentangan dengan prinsip dan tujuan klub," jawab Dirk Soplanit yang mantan Dirut Bank Maluku itu kepada KBA.

Sementara Imran saat dihubungi untuk menglarifikasi nama baiknya yang sudah dirusak lebih memilih diam. Imran hanya menjawab pendek "Gak papah om..Allah punya rencana di balik ini semua om..beta sabar saja om," jawab Imran.

Jangan diam ketika harga diri kita dilukai. Tetapi jangan membalas dengan peluru atau parang. Jangan membidik konflik tanpa praduga tak bersalah. Semoga saja cepat selesai berawal dengan baik berpisah juga dengan baik. (KBA News/tra)

 

 

 

Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved