Breaking News
Selasa, 12 Mei 2026

KUR

KUR Provinsi Bali Tembus Rp3,25 triliun Selama Januari hingga April 2025

Hal itu berdasarkan catatan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan ( Kanwil DJPb ) Provinsi Bali. 

Tayang:
Editor: Ryan Nong
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
REALISASI KUR BALI - ustrasi realisasi dana Kredit Usaha Rakyat yang disalurkan di Provinsi Bali. 

POS-KUPANG.COM, DENPASAR - Realisasi kredit usaha rakyat (KUR) dan kredit program lainnya di Provinsi Bali menembus Rp3,25 triliun pada periode Januari-April 2025.

Hal itu berdasarkan catatan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan ( Kanwil DJPb ) Provinsi Bali

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bali Muhamad Mufti Arkan mengatakan realisasi KUR menjadi tanda dukunfan pemerintah bagi UMKM.

“Kinerja penyaluran ini menunjukkan dukungan pembiayaan yang kuat bagi pelaku usaha kecil,” kata  Arkan dikutip pada Selasa (17/6/2025).

Ia mencatat realisasi KUR itu diserap oleh lebih dari 45 ribu debitur di Bali khususnya pelaku usaha sektor perdagangan.

Menurut dia, manfaat KUR dan program kredit lainnya hingga ke daerah-daerah dengan populasi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang tinggi.

DJPb Bali mencatat apabila dibandingkan periode sama pada 2024, realisasi KUR dan program lainnya mencapai Rp3,66 triliun untuk 47.615 debitur.

Ada pun plafon KUR yang ditetapkan untuk Bali pada 2025 mencapai Rp10,84 triliun.

Sebagian besar penyaluran kredit program tersebut mengalir ke sektor perdagangan besar dan eceran yang menyumbang 40,83 persen dari total penyaluran.

Sedangkan dari sisi skema, skema mikro mendominasi dengan nilai penyaluran sebesar Rp1,85 triliun kepada 37 ribu debitur.

Sementara itu, nilai penyaluran tertinggi berdasarkan sebaran wilayah tercatat di Kota Denpasar dengan total Rp554 miliar.

Untuk jumlah debitur terbanyak berada di Kabupaten Buleleng dengan total 7.742 debitur penerima kredit.

Sebagai gambaran, pada triwulan I-2025, perekonomian Bali mencatat pertumbuhan sebesar 5,52 persen secara tahunan meskipun mengalami kontraksi sebesar 4,38 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.

Pertumbuhan ekonomi Bali yang positif itu seiring dengan pemulihan dan stabilitas sektor pariwisata Pulau Dewata yang tercermin dari jumlah wisatawan mancanegara pada 2024 yang telah melampaui capaian pada 2019.

Sedangkan tingkat inflasi di Provinsi Bali pada April 2025 tercatat sebesar 2,3 persen dan masih dalam rentang target 1,5 persen hingga 3,5 persen. (*)

 

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved