Kamis, 9 April 2026

Makan Bergizi Gratis

Kepala BGN Sebut Minyak Jelantah Bekas MBG Bisa Dijual

Dadan menyebut, satu SPPG menggunakan kurang lebih 800 liter minyak goreng untuk MBG.

Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan minyak jelantah MBG bisa dijual untuk avtur. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Minyak jelantah dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat dijual seharga Rp 7.000 per liter untuk bioavtur.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana pada Senin (16/6/2025), sebagaimana dikutip dari Kompas.com. 

"Rata-rata harganya sekitar Rp 7.000. Jadi lumayan lahir 1 entrepreneur yang bisa mengambil minyak jelantah dari SPPG. Daripada minyak itu dibuang lebih baik ditampung, dan kemudian menjadi pendapatan baru untuk SPPG," kata Dadan.

Dadan menyebut, satu SPPG menggunakan kurang lebih 800 liter minyak goreng untuk MBG. Sebanyak 71 persennya atau sekitar 550 liter menjadi jelantah.

"Setiap bulan itu, satu SPPG mengkonsumsi kurang lebih 800 liter minyak goreng dan 71 persennya menjadi jelantah, artinya sekitar 550 liter," ucapnya.

Dadan mengatakan, minyak jelantah tersebut dapat ditampung untuk diekspor atau dijual ke perusahaan yang membutuhkan bioavtur.

"Ini kalau ada satu pengusaha yang menghubungkan satu kabupaten, minyak jelantah bisa ditampung, dan kemudian bisa diekspor atau bisa dijual untuk bioavtur," paparnya.

Ia menuturkan, hasil dari penjualan minyak jelantah itu menjadi pendapatan bagi setiap SPPG.

"Jadi itu (dana) tidak dibekukan, karena itu termasuk barang yang sudah selesai, menjadi pendapatan di SPPG," ucapnya.

Dengan begitu, Dadan mengeklaim bahwa program MBG ini dapat menggerakkan perekonomian di daerah. "Jadi dari aspek menghilangkan kemiskinan ekstrem, alhamdulillah sudah ada yang terentaskan dengan program makan bergizi," kata dia. (*)

 

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved