KKB Papua
PGI Kecam Aksi Penembakan 2 Pekerja Bangunan Oleh KKB Papua
Pasalnya penembakan brutal ini bukan hanya menghilangkan nyawa warga sipil, tetapi juga mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas.
POS-KUPANG.COM, JAYAWIJAYA - Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) mengecam aksi penembakan terhadap dua pekerja bangunan gereja oleh Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua.
Penembakan itu dilakukan terhadap pekerja proyek pembangunan Gereja GKI Air Garam di Kampung Kwantipo, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.
Pasalnya penembakan brutal ini bukan hanya menghilangkan nyawa warga sipil, tetapi juga mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas yang selama ini dijunjung tinggi masyarakat Papua.
Sekretaris Umum PGI, Pendeta Darwin Darmawan, menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia yang harus disikapi dengan tegas dan serius oleh semua pihak.
"Peristiwa ini tidak boleh dibiarkan. Komnas HAM bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta unsur gereja harus membentuk tim independen untuk mengusut tuntas kejadian ini. Pelaku harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Pendeta Darwin Darmawan dikutip dari Tribun Papua.
Lebih lanjut Pendeta Darwin Darmawan menilai tragedi ini sebagai cerminan mendalam bahwa pendekatan dialogis dan damai masih sangat dibutuhkan untuk meredam konflik berkepanjangan di Papua.
"Penembakan ini memperlihatkan wajah kejam KKB yang tidak segan melakukan kekerasan terhadap warga sipil, termasuk para pekerja gereja yang sama sekali tidak bersenjata,” ungkapnya.
Ia pun menekankan bahwa ketegasan negara dalam menegakkan hukum serta keterlibatan aktif gereja dalam proses dialog damai menjadi kunci agar wilayah Papua Pegunungan tidak terus menjadi medan konflik bersenjata yang memakan korban tak berdosa.
Pendeta Darwin menyerukan pentingnya menjaga perdamaian di Kota Wamena sebagai ibu kota Provinsi Papua Pegunungan.
Menurutnya, Kota Wamena harus menjadi ruang aman bagi siapa pun yang tinggal dan bekerja di sana, tanpa takut menjadi korban kekerasan bersenjata.
"Kami mengajak semua pihak untuk menomorsatukan nilai kemanusiaan dan keadilan. Hentikan kekerasan, dan mari membuka ruang-ruang dialog yang tulus demi perdamaian di Tanah Papua," tutupnya.
Sebelumnya diberitakan, dua pekerja bangunan gereja asal Purwakarta Jawa Barat (Jabar) merengang nyawa dan bersimbah darah segar setelah tertembus timah panas, yang diduga dilesakkan dari senjata api kelompok separatis KKB Papua.
Saat ini, kedua jenazah tersebut sudah dievakuasi dan dikirim ke kampung halamannya di Purwakarta untuk dimakamkan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Anggota-Satgas-Damai-Cartenz-berjaga-usai-penembakan-dua-anggota-KKB-Papua.jpg)