Idul Adha 2025
Jadwal Hari Tasyrik 2025: Larangan, Amalan Sunnah, dan Makna Hari Tasyrik
Cek jadwal Hari Tasyrik 2025: Tanggal, amalan sunnah yang dianjurkan, dan makna hari tasyrik.
POS-KUPANG.COM - Kapan Hari Tasyrik 2025? Simak informasinya berikut lengkap dengan larangan dan amalan sunnahnya.
Hari Tasyarik merupakan hari raya umat Islam yang jatuh setelah Idul Adha, yakni hari ke 11, 12, dan 13 bulan Dzulhijjah menurut kalender Islam.
Pemerintah melaui Kemenag telah menetapkan jatuhnya 1 Dzulhijjah 1446 pada Rabu, 28 Mei 2025.
Keputusan tersebut diumumkan sesuai hasil sidang isbat yang digelar di Auditorium H.M Rasjidi Kantor Kementerian Agama, Jakarta pada Selasa (27/5/2025).
Dengan begitu, Idul Adha tanggal 10 Dzulhijjah akan jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025.
Sehingga, Hari Tasyrik 2025 jatuh pada tanggal berikut:
- 11 Dzulhijjah 1446 H atau Sabtu, 7 Juni 2025
- 12 Dzulhijjah 1446 H atau Minggu, 8 Juni 2025
- 13 Dzulhijjah 1446 H atau Senin, 9 Juni 2025.
Bagi umat Islam, perlu mengetahui larangan-larangan selama Hari Tasyrik dan alaman-amalan sunnah yang dianjurkan.
Larangan Selama Hari Tasyrik
Selama Hari Raya Idul Adha dan Hari Tasyrik, umat Islam dilarang berpuasa karena hukumnya haram.
Hal tersebut didasarkan pada hadis Nabi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Abu Sa’id, yang berkata:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang puasa pada dua hari, yaitu hari raya Idul Fitri dan hari kurban (Al-Bukhari dan Muslim).
Diriwayatkan dari Nabisha al-Hudhali radhiyallahu ‘anhu, yang berkata:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Hari-hari Tasyrik adalah hari-hari untuk makan, minum, dan mengingat Allah, Yang Maha Perkasa dan Maha Agung (Diriwayatkan oleh Muslim).
Larangan tersebut juga disebutkan dalam hadis Abu Sa'id al-Khudri radhiyallahu 'anhu, yang mengatakan:
"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang puasa pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha." (diriwayatkan oleh al-Bukhari (1992) dan Muslim (827)).
Para ulama sepakat bahwa puasa pada dua hari tersebut hukumnya haram, seperti dikutip dari Albawabhnews.
Amalan Sunnah Selama Hari Tasyrik
Ada beragam amalan sunnah yang dapat dilakukan selama Hari Tasyrik, diantaranya yakni:
- Memperbanyak berzikir kepada Allah, baik dengan membaca istighfar, tasbih, tahmid, tahlil dan lainnya.
- Memperbanyak berdoa mohon kebaikan dunia dan kebaikan akhirat.
- Menyembelih hewan kurban. Selain hari Idul. Adha, waktu untuk berkurban adalah hari-hari Tasyrik. Jika tidak sempat untuk berkurban di hari Idul Adha, maka dianjurkan menyembelih hewan kurban di hari-hari Tasyrik.
- Makan dan minum adalah salah satu amalan sunnah yang dilakukan selama hari-hari Tasyrik, karena umat Islam dilarang untuk berpuasa pada hari tersebut.
- Bertakbir setelah melaksanakan shalat wajib lima waktu, dengan bacaan takbir, sebagaimana takbir di hari Idul Adha.
Makna Hari Tasyrik
Hari Tasyrik berkaitan erat dengan hari raya Idul Adha, karena di hari-hari tersebut umat Islam dilarang berpuasa.
Tasyrik atau tasyriq dalam bahasa Arab merupakan patron kata masdar dari "syarraqa" yang memiliki arti "matahari terbit atau menjemur sesuatu".
Dinamakan Hari Tasyrik sendiri karena setelah menyembelih hewan kurban pada hari Idul Adha, orang-orang akan memotong dagingnya dan menjemurnya di bawah sinar matahari hingga kering dan tidak rusak, dikutip dari website Pemerintah Arab Saudi mengenai haji, haj.gov.sa.
Syekh Ibnu Manzur (711 H) dalam magnum opusnya Lisan al-Arab menyebutkan terdapat perbedaan pendapat Ulama tentang alasan perbedaan penamaan tasyrik.
Pendapat pertama, hari-hari tersebut dinamakan "Tasyrik" dikarenakan waktu tersebut adalah hari di mana umat Islam menjemur daging qurban mereka untuk dibuat dendeng.
Pendapat tersebut disandarkan pada masa Rasulullah SAW belum adanya teknologi pendingin seperti kulkas, sehingga, masyarakat kala itu menyimpan daging dengan waktu lama dengan cara dijemur.
Sedangkan pendapat kedua terkait penamaan hari Tasyrik karena pelaksanaan ritual qurban dilakukan setelah matahari terbit.
Selain itu, larangan puasa di hari Tasyrik dikarenakan waktu tersebut sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk menikmati berbagai hidangan dan olahan dari daging qurban, seperti dirangkum dari mui.or.id.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
| Jelang Idul Adha, Jumlah Hewan Kurban di Masjid Agung Nurul Falah Kefamenanu Meningkat |
|
|---|
| Jelang Idul Adha 1446 H, Bupati Nagekeo Serahkan Bantuan Hewan Kurban ke 6 Masjid |
|
|---|
| Ratusan Hewan Kurban Siap Disembelih di Ende pada Hari Raya Idul Adha 1446 H |
|
|---|
| Permintaan Sapi Potong dari NTT Menurun Jelang Idul Adha 2025 |
|
|---|
| Idul Adha 2025, Masjid Besar Hidayatullah Atambua Dapat Bantuan Hewan Kurban dari Presiden Prabowo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ilustrasi-hari-raya-idul-adha-2025-baru-1.jpg)