Rabu, 22 April 2026

Malaka Terkni

Turnamen Naibete Cup IV PSHT Malaka Jadi Ajang Perekat Persaudaraan di Perbatasan

Salah satu momen istimewa terlihat dari kehadiran Ketua IKS PI Kera Sakti Kabupaten Malaka, Novi Wilfridus Tae Bria, SE., MM., beserta jajaran

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/KRISTOFORUS BOTA
POSE BERSAMA- Para Ketua Cabang Pencak Silat antara PSHT dan IKS PI di Malaka sedang pose bersama. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota

POS-KUPANG.COM, BETUN - Turnamen Naibete Cup ke-IV yang diselenggarakan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Malaka menghadirkan nuansa berbeda di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste.

Acara yang digelar di Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, sejak Senin (12/5/2025) hingga Rabu (14/5/2025) nanti, menjadi momentum penting dalam mempererat tali persaudaraan antar perguruan pencak silat.

Salah satu momen istimewa terlihat dari kehadiran Ketua IKS PI Kera Sakti Kabupaten Malaka, Novi Wilfridus Tae Bria, SE., MM., beserta jajaran pengurus cabang.

Mereka hadir sebagai bentuk dukungan sekaligus simbol persatuan antarperguruan.

Ketua Umum IKS PI Kera Sakti yang akrab disapa Eros juga turut hadir dalam acara tersebut. Ia menyampaikan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata komitmen untuk membawa pesan perdamaian dan memperkuat persaudaraan demi menjaga keutuhan NKRI, khususnya di wilayah Timur Indonesia.

Baca juga: Ketua Panitia Naibete Cup IV PSHT Malaka Apresiasi Dukungan Anggota DPRD NTT

“Dengan kehadiran kami dalam acara ini, kami ingin menunjukkan komitmen menjaga silaturahmi dan kerja sama dengan organisasi lain di Malaka,” ujar Eros.

Turnamen itu juga menjadi ajang memperkuat sinergi antarperguruan serta meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Eros menegaskan, melalui kerja sama yang solid antar organisasi pencak silat, dapat tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif bagi masyarakat.

Pertemuan antara IKS PI Kera Sakti dan PSHT itu diharapkan menjadi landasan kuat dalam memajukan pencak silat sebagai warisan budaya lokal Malaka yang terus berkembang.
 
“Dengan kolaborasi berbagai pihak, pencak silat di Malaka diharapkan bisa menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional hingga internasional,” pungkasnya.(ito)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved