KUR 2025
Cek Syarat dan Cara Pengajuan KUR BRI Mei 2025, Bunga Disubsidi Hingga 5 Persen
Adapun pinjaman KUR bisa didapatkan melalui bank penyalur seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI).
POS-KUPANG.COM - Bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) kembali mendapat subsidi pemerintah hingga 5 persen.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartanto memastikan program KUR untuk tahun 2025 siap direalisasikan dengan target senilai Rp 300 triliun.
Adapun pinjaman KUR bisa didapatkan melalui bank penyalur seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI).
Program KUR ini juga termasuk akan menyasar sektor-sektor yang bersifat padat karya. Adapun, sektor yang dimaksud adalah sektor makan dan minum, tekstil, kulit, hingga furniture.
“Kredit kita harapkan akan kita laksanakan karena PMK nya juga sudah terbit sesudah lebaran ini,” ujar Airlangga dikutip dari Kontan, Selasa (8/4).
Lebih lanjut, Airlangga mengungkapkan plafon kredit yang diberikan juga sudah sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Plafon kreditnya mulai dari Rp 500 juta hingga Rp 10 miliar.
Untuk KUR ini, kata Airlangga, masyarakat masih akan mendapat subsidi bunga dari pemerintah hingga 5 persen.
Sebagai gambaran, jika bank memberikan kredit investasi dengan tenor tujuh hingga delapan tahun, bunganya dari perbankan bisa 13 % hingga 14 % . Oleh karenanya, masyarakat bisa menikmati bunga menjadi 8 % .
“Ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas sektor padat karya ini,” ujarnya.
Airlangga menyebut saat ini sektor-sektor padat karya tersebut juga masih mampu tumbuh positif. Industri makan dan minum masih tumbuh 5,6 % , tekstil masih tumbuh 4,26 % , kulit tumbuh 6,83?n furniture baru tumbuh 2 % .
Pada tahun 2024, realisasi penyaluran KUR telah tembus melebih target. Di mana, pada tahun tersebut, target KUR senilai Rp 280 triliun.
Berikut cara dan syarat pengajuan KUR BRI Mei 2025.
BRI adalah salah satu bank pemerintah yang menyalurkan banyak KUR. BRI memiliki berbagai jenis KUR pada tahun 2025 ini, yaitu KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR TKI. Penyaluran KUR tertuju kepada nasabah yang selama ini belum pernah mendapatkan pinjaman dari bank.
Ketiga KUR tersebut sama-sama menetapkan bunga sebsar 6 % per tahun. Namun setiap KUR memiliki batas plafon pinjaman yang berbeda-beda.
KUR Mikro, setiap debitur bisa mengajukan pinjaman maksimal Rp 50 juta. Sedangkan KUR Kecil bisa mendapat pinjaman mulai dari Rp 50 juta sampai dengan Rp 500 juta.
Khusus KUR TKI, BRI akan memberikan biaya untuk keberangkatan calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ke negara penempatan dengan plafon Rp 25 juta. Wilayah penempatan TKI antara lain Singapura, Hong Kong, Taiwan, Brunei, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia.
Sepanjang tahun 2024, BRI berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp 184,98 triliun. Ini menjadikan BRI sebagai perbankan dengan penyaluran KUR terbesar dibanding perbankan nasional lainnya.
Penyaluran KUR BRI itu pun menjangkau lebih dari 4 juta debitur atau pelaku UMKM di seluruh wilayah Indonesia, memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Keberhasilan penyaluran KUR BRI tersebut juga diikuti dengan kualitas kreditnya yang terjaga.
Tidak sulit untuk mengajukan KUR BRI. Nasabah bisa mengajukan KUR BRI dengan dua cara, yakni datang langsung ke kantor bank atau secara online.
"Ke bank bawa KTP, NIB (nomor induk berusaha), serta pernyataan bahwa usaha yang dijalankan telah berlangsung kurang lebih 6 bulan," ungkap salah satu pegawai BRI.
Jika ingin mengajukan KUR BRI secara online, ikuti cara berikut:
Akses laman kur.bri.co.id untuk mengajukan pinjaman KUR BRI online.
Pilih "Ajukan Pinjaman".
Login menggunakan alamat email dan masukkan kata sandi jika sudah memiliki akun.
Jika Anda tidak memiliki akun di halaman tersebut, pilih "Daftar" Bisa juga dengan mendaftar melalui akun Google.
Tunggu verifikasi yang dikirim pihak BRI melalui e-mail yang telah didaftarkan.
Setelah akun sudah jadi, masuk (login) kembali di laman https://kur.bri.co.id/ menggunakan email dan password.
Klik "Ajukan Pinjaman KUR". Baca dengan teliti halaman syarat dan ketentuan, kemudian klik “Saya adalah nasabah BRI” serta “Setuju dan Ajukan Pinjaman”.
Klik “I’m not a Robot”, Isi informasi data diri secara lengkap (nama lengkap, NIK, alamat, nama ibu kandung, dan lainnya).
Isi data usaha dengan lengkap (jenis usaha, penghasilan, biaya usaha, nomor rekening BRI, dan lainnya).
Unggah beberapa dokumen seperti KTP, surat keterangan usaha, pas foto, serta foto usaha.
Klik “Selanjutnya” untuk masuk ke halaman pengajuan pinjaman. Isi data pengajuan (nominal pengajuan dan tenor).
Klik “Hitung angsuran” untuk melihat jumlah angsuran yang akan dibayar.
Klik “Ajukan pinjaman”. Setelah itu akan muncul halaman pengajuan informasi mengenai pinjaman disetujui atau tidak.
Setelah pengajuan ini, nasabah akan menjalani survei secara fisik. Kemudian, nasabah tetap harus datang ke kantor BRI terdekat untuk proses selanjutnya, salah satunya untuk tanda tangan dokumen.
Semoga bermanfaat. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Anda-ingin-mendapat-pinjaman-dana-tambah-modal-usaha.jpg)