Sabtu, 18 April 2026

Makan Bergizi Gratis

Dinkes Bogor Lakukan Pemeriksaan Laboratorium Usai Dugaan Keracunan MBG

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Sri Nowo Retno menyebut tim telah melakukan pengambilan sampel menu MBG.

Editor: Ryan Nong
KOMPAS.COM
DIRAWAT INTENSIF - Ilustrasi pasien dirawat intensif akibat keracunan makanan. 

POS-KUPANG.COM, BOGOR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor melakukan pemeriksaan terhadap menu program Makan bergizi Gratis (MBG) usai dugaan keracunan siswa Sekolah Bosowa Insani Mandiri.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Sri Nowo Retno menyebut tim telah melakukan pengambilan sampel menu MBG yang disantap para siswa untuk diperiksa di laboratorium.

"Hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan akan keluar dalam beberapa hari ke depan," sebut Retno dikutip dari Kompas.com, Kamis (8/5/2025). 

Selain pemeriksaan, juga dilakukan pemantauan terhadap proses pengolahan menu MBG di dapur penyedia untuk memastikan keamanan pangan.

Dia menyampaikan, siswa korban dugaan keracunan menu makan bergizi gratis (MBG) di Sekolah Bosowa Bina Insani mengalami diare ringan, mual, muntah, dan demam. 

Retno mengatakan, dari hasil pendataan, sebanyak 36 orang mengalami keracunan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 orang mendapatkan perawatan di rumah sakit.

"Saat ini ada lima orang dirawat inap di rumah sakit dan tujuh orang lainnya telah diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah membaik," ungkap Retno. 

"Sedangkan untuk 24 orang yang tidak mendapatkan perawatan rumah sakit telah diberikan obat sesuai gejala oleh dokter jaga Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di sekolah tersebut," tambahnya.

Retno menyampaikan, Dinkes Kota Bogor terus berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mengantisipasi kemungkinan penambahan siswa yang mengalami keracunan

Selain itu, dirinya juga telah berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit di Kota Bogor untuk bersiap menerima pasien tambahan jika ditemukan kasus baru yang muncul. 

"Kita terus berkoordinasi melakukan pemantauan dan pengawasan," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah siswa Sekolah Bosowa Insani Mandiri, Tanah Sereal, Kota Bogor, mengalami mual setelah mengonsumsi menu makan bergizi gratis (MBG) pada Rabu (7/5/2025).

Salah satu siswa sekolah tersebut berinisial MG mengatakan, beberapa siswa merasakan mual hingga sakit perut usai memakan menu MBG yang disajikan.

“Tadi banyak yang sakit perut. Di kelas saya ada empat orang. Terus langsung dibawa ke UKS,” kata MG saat berbincang di depan sekolah, dilansir dari TribunnewsBogor.com, Rabu. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved