Rabu, 8 April 2026

Belajar Jauh-jauh ke Luar Negeri, Hanya Pintar Bicara

Presiden Prabowo Subianto menyindir segelintir elite di dalam negeri yang nyinyir terhadap potensi Indonesia mewujudkan swasembada pangan.

Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden
PRABOWO - Presiden Prabowo Subianto berdialog dengan pada petani di Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (23/4/2025). 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyindir segelintir elite di dalam negeri yang nyinyir terhadap potensi Indonesia mewujudkan swasembada pangan. 

Menurut Prabowo, mereka hanya pintar berbicara, padahal sudah belajar hingga ke luar negeri.

Buktinya, lanjut dia, Indonesia kini bisa mengubah rawa tidak produktif menjadi sawah pertanian seperti di Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Prabowo lalu menegaskan, tidak ada peradaban yang bisa hidup tanpa pangan. 

Baca juga: LIPSUS: Prabowo Utus Jokowi ke Vatikan Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus

Begitu pun, tidak ada negara yang bisa berdiri tanpa pangan.

"Hal dasar ini banyak dilupakan oleh elite-elite yang pintar-pintar. Tapi, lupa dengan hal-hal yang paling dasar. Belajar jauh-jauh ke negara lain, tapi tidak paham di mana letak fondasi, landasan berdirinya suatu masyarakat, suatu peradaban," kata Prabowo, di Banyuasin, Sumatera Selatan, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (23/4/2025). 

PRABOWO - Presiden Prabowo Subianto berdialog dengan pada petani di Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (23/4/2025).
PRABOWO - Presiden Prabowo Subianto berdialog dengan pada petani di Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (23/4/2025). (Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)

Prabowo mengaku sangat gembira ketika melihat lahan tidak produktif diubah menjadi sumber pangan.

Menurut pemerintah daerah setempat, lahan itu dulunya merupakan rawa penuh buaya, kemudian diubah menjadi lahan sawah sekitar 100.000 hektar.

"Dan sebenarnya potensinya nanti di Sumatera Selatan itu akan menjadi 1 juta hektar. Di Sumatera Selatan saja. Dan sebagian besar itu adalah rawa, lahan-lahan yang sekarang tidak produktif," ucap dia.

Baca juga: Presiden Prabowo Bantah Dirinya Di Prank Para Menteri

Prabowo menyebut, Indonesia mendambakan ketahanan pangan sejak ratusan tahun lalu.

Keberadaan lahan itu membuktikan swasembada pangan bisa terealisasi, sekaligus membuktikan bahwa pihak yang nyinyir sudah salah menilai.

"Kita sekarang membuktikan kepada seluruh rakyat, kepada semua elite Indonesia yang sebagian kecil tapi vokal, yang merasa dirinya sangat pintar, tapi pada dasarnya pintarnya hanya pintar bicara. Pintar analisis, tapi analisis yang saya tidak mengerti dasarnya apa," ujar Prabowo. (kompas)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved