Kabar Artis

Titiek Puspa  Mengucapkan Kalimat ini yang Membuat Anak-anak Ikhlas Melepas Kepergiannya

Titik Puspa sempat mengucapkan kalimat yang membuat anak-anaknya iklas melepasnya pergi utuk selamanya

Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
DOK MUSICA STUDIOS VIA KOMPAS.COM
Titiek Puspa. 

POS KUPANG.COM -- Titik Puspa sempat mengucapkan kalimat yang membuat anak-anaknya iklas melepasnya pergi utuk selamanya .

Diketahui,  kabar duka datang dari penyanyi legendaris Indonesia, Titiek Puspa

Pemilik nama asli Sumarti ini telah menghembuskan napas terakhirnya pada Kamis (10/4/2025). 

Wanita yang kerap disapa Eyang Titiek ini meninggal dunia pada usia 87 tahun. 

Petty Tunjungsari, putri Titiek Puspa, mengungkap sang ibunda kerap melontarkan ucapan yang seolah menjadi isyarat dirinya segera berpulang.

Baca juga: Dikawal Aparat TNI dan Polisi Jenazah Titiek Puspa Dibawa ke Masjid untuk Disalatkan

"Memang beliau itu sebetulnya kepada saya dan adik saya itu sudah sering mengatakan bahwasanya kalau bahasa Jawa 'Gusti Allah monggo kulo dipundut'," ujar Petty, dikutip dalam YouTube Intens Investigasi, Jumat (11/4/2025). 

"Maksudnya 'Tuhan silakan saya diambil'," tambahnya. 

Petty Tunjungsari juga mengungkap ibunya sering menyampaikan dirinya siap dipanggil Tuhan jika memang sudah tidak lagi berguna.

Pelantun lagu Kupu-kupu Malam ini seolah menyerahkan sepenuhnya hidupnya kepada kehendak Sang Pencipta.

"Eyang selalu bilang Tuhan silakan saya diambil kalau saya sudah tidak berguna." 

"Dia memang menyerahkan diri kepada sang penentu, kepada sang pemberi, kepada sang pencipta," terangnya. 

Petty menjelaskan, dirinya hingga saudara-saudaranya sebenarnya sudah dipersiapkan sejak lama.

Bahkan, menurutnya, keponakan-keponakan mereka pun telah memahami situasi tersebut sejak tiga, dua, hingga satu tahun sebelumnya.

“Jadi kalau dibilang kami, anak-anaknya, sudah dikondisikan."

"Tiga tahun, dua tahun, dan setahun sebelumnya, keponakan-keponakannya juga sudah mengerti,” jelas Petty. 

Kehidupan Awal Titiek Puspa
 
Titiek Puspa, yang lahir pada 1 November 1937 di Tanjung, Tabalong, Kalimantan Selatan, berasal dari keluarga campuran Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah, dan Trenggalek, Jawa Timur.

Keluarganya mengganti namanya menjadi Kadarwati, dan akhirnya menjadi Sumarti.

Sejak kecil, ia bercita-cita menjadi guru taman kanak-kanak.

Namun, setelah memenangkan beberapa kompetisi menyanyi, ia memutuskan untuk menjadi seorang penghibur pada usia 14 tahun, meski mendapat penolakan dari orang tuanya.

Untuk mengikuti lomba tanpa sepengetahuan orang tuanya, Sumarti menggunakan nama samaran "Titiek Puspo", yang diambil dari nama panggilan sehari-harinya, "Titiek", dan "Puspo", nama ayahnya.

Nama ini kemudian menjadi identitasnya di dunia musik, termasuk sebagai nama orkes pengiringnya, "PUSPA SARI".

Sejak itu, ia dikenal luas sebagai Titiek Puspa, sebuah nama yang melegenda dalam dunia seni musik Indonesia.

Baca artikel lain di Pos Kupang.com KLIK >>> GOOGLE.NEWS

Sebagian Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved