Sikka Terkini
Aktivitas Produksi Garam di Sikka Terhambat Imbas Dilanda Banjir Rob
Dikatakan, banjir rob sudah menggenangi rumah dan akes jalan warga memasuki hari ke empat sehingga membuat aktivitas warga terhambat.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Banjir rob atau air laut pasang merendam permukiman warga di Kelurahan Wairotang, Kecamatan Alok Timur dan Kampung Garam, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, NTT Rabu 2 April 2025.
Pantauan POS-KUPANG.COM, sejumlah tempat produksi garam di Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok Kabupaten Sikka terendam banjir rob sehingga aktivitas produksi garam terhambat.
"Yang menjadi kendala itu yang masak garam, karena saat mereka masak garam dan terjadi pasang laut begini terkendala karena kayu apinya semuanya basah sehingga aktivitas masak garam terhambat," kata Yohanes Januarius Marno, warga kampung garam.
Dikatakan, banjir rob sudah menggenangi rumah dan akes jalan warga memasuki hari ke empat sehingga membuat aktivitas warga terhambat.
Ia menyebutkan, setidaknya terdapat dua ratusan rumah terendam yang tersebar pada dua RT di Kampung Garam.
Baca juga: Wakil Bupati Sikka Pantau Kondisi Warga Terdampak Banjir Rob
Ia hanya berharap bantuan dari pemerintah Kabupaten Sikka untuk memperhatikan kondisi warga sebab lokasi tersebut menjadi langganan banjir rob setiap tahunnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi mengatakan, untuk saat ini, Ia sudah memantau permukiman warga pada dia wilayah terdampak banjir rob.
"Untuk sekarang ini, kita sudah pantau di Daerah kampung garam, dan Beru, kalau di kampung garam ini mereka butuh turab, kalau di beru itu salurannya disalah gunakan, seperti bangunan diatas saluran sehingga tersumbat dan air masuk ke kamar-kamar,"Ujarnya.
Ia berjanji akan berkoordinasi dengan BPBD Sikka terkait penanganan wilayah terdampak banjir rob dengan pembangunan turab penahan ombak.
"Di sini memang butuh penanganan cepat, kami akan berkoordinasi dengan BPBD dan ini juga mungkin menjadi prioritas untuk kedepan turab ini harus segera dibangun," ujarnya. (awk)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/banjir-rob-di-Sikka.jpg)