Jumat, 24 April 2026

Kabupaten Kupang Terkini

Banjir di Oebelo Kabupaten Kupang, Kendaraan Roda Dua Tak Bisa Melintas 

Saat ini antrean kendaraan roda dua di sisi jalan cukup panjang sambil menunggu banjir surut agar bisa pergi ke kantor 

Penulis: Yohanes Alryanto Tapehen | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-TANGKAPAN LAYAR VIDEO AMATIR WARGA 
BANJIR - Banjir di Jalan Timor Raya Desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Jumat (31/1/2025). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM- Ryan Tapehen 

POS KUPANG.COM, OELAMASI - Hujan deras membuat banjir meluap dan menggenangi jalan Timor Raya tepatnya di batas Desa Oebelo dan Desa Tanah Merah Kabupaten Kupang

Jembatan kecil yang menghubungkan jalan Timor Raya tersebut tersumbat akibat material lumpur dan ranting kayu membuat banjir meluap dan menggenangi badan jalan. 

Luapan banjir tersebut cukup deras dan membuat kendaraan roda dua tidak bisa melintas. 

Sejumlah pemuda di sekitar lokasi banjir mencoba membantu sejumlah kendaraan agar bisa melintas namun akhirnya kesulitan karena sejumlah kendaraan roda dua mati di tengah jalan. 

Baca juga: Sekuriti Perumahan 2100 Kabupaten Kupang Dianiaya Kawanan Pencuri

Saat ini hanya kendaraan roda empat yang bisa melintas disana namun tetap dipandu oleh pemuda sekitar dengan sistim buka tutup jalan. 

Seorang pegawai pertanahan Kabupaten Kupang, Natalia mengaku beruntung bisa melintasi banjir berkat bantuan warga sekitar untuk bisa pergi ke kantor. 

"Banjir cukup deras, ada motor yang sudah putar balik Kupang karena sampai saat ini masih turun hujan dan banjir," ungkap Natalia. 

Saat ini antrean kendaraan roda dua di sisi jalan cukup panjang sambil menunggu banjir surut agar bisa pergi ke kantor 

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kupang, Smith Roberth Yorhans Fanggi mengatakan banjir di Oebelo menjadi prioritas BPBD Kabupaten Kupang saat ini. 

"Itu juga kena dengan jalan negara jadi nantinkita sama-sama dengan BPJN, Tadi kami semua dapat perintah dari Kepala pelaksana untuk fokus di Oebelo langkah tindak lanjut seperti apa nanti kami tunggu instruksi lanjutan karena ini penanganan banyak pihak," ungkap Smith.(ary)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved