Tinju Dunia
Jadwal Tinju Dunia, David Nyika Menggantikan Huseyin Cinkara Melawan Jai Opetaia
Setelah menghentikan Tommy Karpency pada bulan September, ia akan menghadapi pertarungan terbesar dalam kariernya.
Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM- David Nyika telah menggantikan Huseyin Cinkara sebagai penantang juara kelas penjelajah IBF dan Ring Magazine Jai Opetaia pada tanggal 8 Januari 2025.
Petarung asal Selandia Baru berusia 29 tahun itu didekati setelah Cinkara absen karena cedera.
Setelah menghentikan Tommy Karpency pada bulan September, ia akan menghadapi pertarungan terbesar dalam kariernya.
“Saya telah berlatih keras untuk pertandingan ini, dan ketika kesempatan untuk menghadapi Jai datang, saya langsung menerimanya,” katanya.
“Ini adalah momen yang diimpikan setiap petarung, dan saya didukung oleh seluruh warga negara Selandia Baru. Saya tahu betapa tangguhnya Jai, tetapi saya siap untuk tantangan ini. Ini adalah kesempatan saya untuk mengubah hidup saya, dan saya akan mengerahkan segalanya di atas ring.”
Jika menang, Opetaia yang berusia 29 tahun dan berasal dari Australia, diharapkan akan mendapatkan pertarungan terbesar dalam kariernya pada akhir tahun 2025.
Dan ia berkata: “Saya telah mengatakan sejak awal bahwa tidak masalah siapa yang ada di depan saya—saya tetap fokus dan saya siap.
"David lapar, dia berbahaya, dan saya tahu penonton di Gold Coast Convention Centre akan sangat bersemangat. Saya akan siap menghadapi apa pun yang akan dia bawa."
Baca juga: Hasil Tinju Dunia, Amanda Serrano Alami Luka Mengerikan Laga Ulang Lawan Katie Taylor
Sejak pengumuman awal Opetaia-Cinkara, petinju kelas berat Justis Huni telah ditambahkan ke undercard, dan dipasangkan dengan Shaun Potgieter.
Rekan sesama petinju kelas berat Teremoana Junior Teremoana juga siap bertarung.
“Kami pikir David akan menjadi pertarungan yang lebih berat bagi Jai daripada Cinkara,” kata Michael Francis dari Tazman Fighters.
“Ini adalah pertarungan kelas dunia antara dua petarung elit yang tak terkalahkan. Nantikan pertunjukan gemilang pada 8 Januari. Dengan penonton yang diperkirakan akan memadati arena, ini akan menjadi malam tinju yang istimewa.”
“Sungguh kisah yang luar biasa,” tambah Eddie Hearn dari Matchroom.
“Mantan atlet Olimpiade Australia bertanding melawan mantan atlet Olimpiade Selandia Baru. Mereka telah bertanding bersama dalam banyak ronde dan sekarang salah satu dari mereka akan berusaha mati-matian untuk mempertahankan mahkotanya melawan penantang yang haus kemenangan. Ini akan menjadi salah satu malam tinju terbesar yang pernah ada di belahan dunia ini," pungkas Eddie.(*)
Sumber : Boxingscene
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.