Berita Belu
Satgas Yonif 741/GN Berhasil Temukan Patok Perbatasan RI-RDTL yang Hilang
Dengan jarak 4,3 km dari titik koordinat awal dan sudut kompas 58°, tim memulai pencarian secara sistematis.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Pos Auren Satgas Yonif 741/GN berhasil menemukan kembali Patok BSP 44 yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat longsor dan banjir.
Lokasi penemuan berada di Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, tepat di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste (RDTL), Selasa (19/11/2024).
Danpos Auren, Lettu Inf I Made Sumerta Adi, mengungkapkan bahwa informasi hilangnya patok diterima saat serah terima tugas dengan Satgas Yonif 742/SWY pada 18 September 2024. Patok BSP 44 dengan koordinat awal (Co. 2806 5967) dinyatakan hilang dan belum ditemukan.
"Patok ini diduga terbawa arus akibat longsor dan banjir yang melanda wilayah tersebut. Sejak minggu pertama bertugas, kami rutin melakukan patroli untuk mengecek kondisi patok lainnya serta berusaha menemukan BSP 44," ujar Danpos.
Pada Senin (18/11/2024), patroli khusus kembali dilaksanakan oleh Danpos Auren bersama enam anggota.
Dengan jarak 4,3 km dari titik koordinat awal dan sudut kompas 58°, tim memulai pencarian secara sistematis.
"Kami menyusun perencanaan matang, membagi tugas setiap anggota, dan memulai pencarian di radius 200 meter dari titik hilang," jelasnya.
Setelah satu jam penyisiran, tim menemukan patok dalam kondisi setengah tertimbun tanah di koordinat baru (Co. 2811 5950), sekitar 176 meter dari lokasi awalnya.
"Penemuan ini segera kami laporkan kepada Dan SSK III, Lettu Inf Jhoni Rianando, untuk petunjuk lebih lanjut," tambah Lettu Made.
Setelah mendapat arahan, tim melaksanakan penggalian patok untuk memastikan kondisinya. Patok yang telah ditemukan kemudian dibawa ke Pos Koki Motamasin untuk diamankan.
Baca juga: Satgas Yonif 741/GN dan Puskesmas Aululik Gelar Vaksinasi BIAS di SD Perbatasan
Ia menegaskan penemuan patok BSP 44 menjadi bukti komitmen Satgas Yonif 741/GN dalam menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Kejadian seperti ini menuntut kesigapan dan dedikasi dari seluruh personel yang bertugas di perbatasan," tegas Danpos Auren. (Cr23)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.