Berita Sumba Barat

Anak-Anak Perlu Diberi Ruang Menjaga Kelestarian Iklim Sumba

mengapresiasi lembaga save the Children dan Stimulant Instute melibatkan anak-anak pada kegiatan ini.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
POS- KUPANG/PETRUS PITER
Sumba Fielda Manager Save the Children Yasinta Bere dengan Penjabat Sementara Bupati Sumba Barat,  Dra.Flouri Rita Wuisan, Sekda Sumba Barat, Yermia Ndapa Doda, S.Sos dan peserta kegiatan, Kamis 14 Nopember 2024.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Pimpinan Save the Children Sumba dalam hal ini Sumba Field Manager, Yasinta Bere mengatakan, saat ini sedang terjadi krisis iklim luar  biasa melanda daerah ini.

Yasinta Bere menyampaikan hal itu dalam sambutanhya pada acara  kampanye aksi generasi iklim Kabupaten Sumba Barat tahun 2024 dengan mengusung tema ' Bumi Lestari, Anak Terlindungi.

Kegiatan berlangsung di aula Kantor Bupati Sumba Barat,  Kamis 14 Nopember 2024.

Menurutnya, Kondisi ini bukan hanya menjadi tanggungjawab orang tua tetapi menjadi tanggungjawab bersama termasuk anak-anak sebagai generasi penerus daerah ini. 

Baca juga: Ketua KPU Sebut Semua Logistik Pilkada Sumba Barat Sudah Tiba

Hal itu karena anak-anak adalah generasi masa  depan Sumba Barat yang tentu berkeinginan kuat menjaga iklim daerah ini tetap baik.

Selama ini, anak-anak kurang mendapatkan ruang berkreasi menjaga dan mengatasi iklim daerah ini.

Anak-anak tahu dan merasakan adanya perubahan iklim sebagaimana terjadi sekarang namun keterbatasan kesempatan membuat anak-anak  seperti terdiam saja.

Mencermati kondisi itu, lembaga Save the children dan Stimulant Institute mengajak anak-anak Sumba Barat untuk terlibat berdiskusi bersama, mencari akar permasalahan dan solusi mengatasinya.

Ternyata anak-anak Sumba Barat pintar dan hebat. Anak-anak Sumba Barat luar biasa memiliki kepedulian tinggi terhadap alam dan lingkungan sekitar.

Karena itu, melalui momentum  ini, kita semua dan bersama anak-anak berkomitmen  menjaga dan melestarikan alam agar iklim Sumba Barat kembali normal.

Mengajak dan melibatkan anak-anak pada kegiatan ini sebagai salah bentuk untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan Sumba Barat lebih baik ke depan.

Sedangkan Penjabat Sementara Bupati Sumba Barat, Dra.Flouri Rita Wuisan,MM dalam sambutannya pada saat  membuka kegiatan itu mengatakan, sebagai pimpinan daerah ini mengapresiasi lembaga save the Children dan Stimulant Instute melibatkan anak-anak pada kegiatan ini.

Baginya anak-anak adalah masa depan daerah ini sehingga tepat melibatkan secara dini untuk menjaga dan melestarikan daerah ini agar iklim Sumba Barat menjadi lebih baik ke depan.

Sebab, kita yang hadir ini,rata-rata berusia 40 tahun ke atas, bersama anak-anak membicarakan tentang menjaga iklim akan terasakan oleh anak-anak  pada masa mendatang.

Kita tidak merasakan lagi, tetapi anak-anak akan merasakan dampak positip pembicaraan bersama hari ini tentang melestarikan alam, melestarikan bumi,anak-anak terlindungi.

Besar harapan sekembali dari kegiatan ini, kita semua termasuk anak-anak bertanggungjawab menjaga dan melestarikan alam demi menjaga iklim daerah ini tetap baik pula.(pet)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved