Bansos
Cegah Penyalahgunaan Bansos, Mensos Perintah Perketat Pengawasan
Hal itu ditegasakan Menteri Sosial Saifulah Yusuf dalam kunjungan kerja ke Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (30/10/2024).
POS-KUPANG.COM, SEMARANG – Pengawasan terhadap penyaluran bantuan sosial atau bansos yang diberikan kepada masyarakat akan terus diperketat. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan dana yang diberikan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh penerima manfaat.
Hal itu ditegasakan Menteri Sosial Saifulah Yusuf dalam kunjungan kerja ke Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (30/10/2024).
"Kan sudah jelas peruntukannya. Untuk ibu hamil, untuk anak sekolah, untuk lansia. Kan ada semua. Jadi bantuannya ini jelas peruntukannya," kata Saifullah dikutip dari Kompas.com.
"Tidak bisa digunakan sembarangan gitu. Maka kita minta kepada penerima manfaat ini untuk benar-benar konsisten," sambung Saifullah.
Dalam upaya meningkatkan efektivitas bansos, Gus Ipul, sapaan Saifullah, menyampaikan Kementerian Sosial akan mengandalkan peran pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk melakukan pembinaan sekaligus pengawasan.
Pendamping PKH bertugas mengingatkan penerima manfaat agar mematuhi ketentuan penggunaan dana yang telah ditetapkan.
“Kalau ketahuan disalahgunakan, bantuannya bisa dihentikan,” ujar Saifullah.
Akan tetapi, Saifullah juga menekankan Kementerian Sosial mengutamakan pembinaan dibandingkan pemberian sanksi permanen, meskipun sanksi tegas tetap akan diterapkan bagi pelanggaran berulang.
“Ya enggak akan sampai di blacklist-lah, kan kita dalam rangka pembinaan juga,” ujar Saifullah.
Selama ini, Saifullah menilai tingkat penyalahgunaan bansos terbilang rendah. Namun, ia mengakui risiko penyimpangan tetap ada, sehingga pendamping PKH diharapkan menjalankan perannya dengan baik dalam meminimalkan potensi penyalahgunaan.
"Cuma kita harus ingatkan terus. Kita harus ingatkan terus,” ucap Saifullah. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Menteri-Sosial-Saifullah-Yusuf-alias-Gus-Ipul-di-Istana-Negara.jpg)