Berita Kota Kupang
Sanggar Dedari Dewanta Gelar Pesta Puisi Soempah Pemoeda
Saat diresmikan, Sanggar Dedari Dewanta memiliki anggota sekitar 20 orang yang terdiri dari pelajar SMP, SMA, dewasa dan ibu rumah tangga.
Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sanggar Dedari Dewanta menggelar Pesta Puisi Soempah Pemoeda, Minggu, 27 Oktober 2024 di Aula Klinik Utama Jiwa Dewanta Mental Healthcare (DMH) Kupang.
Founder Sanggar Dedari Dewanta, dr. Dewa Putu Sahadewa, Sp.OG disela acara mengatakan, melalui pesta ini pihaknya ingin mengingatkan generasi muda akan sejarah bangsa Indonesia.
"Kadang-kadang generasi muda itu hanya mengenal suatu budaya dari upacara tapi bagaimana riwayatnya, terus apa kata-kata yang ada dalam teks sumpah pemuda yang terucapkan sebagai perwujudan persatuan, waktu itu Indonesia belum ada tapi sudah berani menyatakan bahwa kami ini bangsa yang satu, tanah air Indonesia. Kemudian menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Itu luar biasa 1928 Indonesia belum ada. Kami sentuh itu supaya anak-anak muda itu menambah lagi kecintaanya dengan bangsa dan negara ini," jelasnya.
Anak-anak muda, terutama yang masih di bangku sekolah diharapkan bisa berprestasi tidak hanya di bidang ilmiah tapi juga seni.
"Kami meresmikan Sanggar Dedari Dewanta di tanggal 27 Oktober ini sehari menjelang 28 Oktober, selanjutnya pasti akan menjadi tradisi, tiap tahun kami akan mengadakan lomba baca puisi perjuangan, lomba baca puisi persatuan," ungkapnya.
Menurut dr. Saha, sanggar seni khususnya seni dan sastra dalam pemikiran saya, dalam pengalaman hidupnya, sangat dibutuhkan, salah satunya untuk membina generasi muda, mengisi otak kanan mereka dengan seni, budaya, khususnya sastra, puisi, teater dan produk-produk seni sastra lainnya.
"Itu mengasah otak kanan, mengasah kepekaan rasa, mengasah respon tubuh hati jiwa sehingga hidup mereka lebih seimbang, lebih terkontrol dan lebih cerdas karena kemampuannya tidak hanya otak kiri dan ini juga banyak memberikan pelajaran yang saya alami, disiplin diri, pelajaran bekerjasama, bekerja sebagai tim sehingga menghasilkan karya pementasan yang berhasil kemudian bagaimana menyatukan pikiran perkataan dan laku kita terwujud di panggung nanti sehingga menghasilkan karya yang bisa menyentuh hati menyentuh perasaan penonton," ungkap dr. Saha.
Baca juga: Songsong HUT ke-79 RI, RSIA Dedari dan Klinik DMH Rayakan dengan Berbagai Lomba
"Dalam prosesnya itu juga mereka belajar untuk hidup sederhana, belajar berjuang, mewujudkan tujuan bersama, mewujudkan kesehatan juga termasuk karena untuk bisa pentas itu harus sehat jiwa dan raga jadi ini nyambung lah dengan kami punya Rumah Sakit Dedari, Klinik Jiwa, sehingga kalau memang ada putera puteri, anak-anak ataupun orang dewasa yang ingin bergabung, kami akan sangat terbuka," tambahnya.
Menurut dia, talenta anak muda khususnya di Kupang NTT sangat tinggi di bidang seni.
"Yang menonjol kan di seni musik ya, penyanyi-penyanyi top nasional itu berasal dari NTT, lagu-lagunya juga sangat menghibur, seni tarinya juga sering juara di tingkat nasional. Penyair-penyair juga ada saya kenal di NTT seperti Mario F. Lawi, Romo Amanche dengan Dusun Flobamora, sangat luar biasa tetapi untuk seni teater memang ada penurunan. Mungkin seluruh Indonesia juga seperti itu hanya menunggu festival padahal itu mendasari semuanya," katanya.
Secara umum, lanjut dia, siapapun pasti punya tanggung jawab untuk ikut serta membina seni apapun itu sesuai dengan passion, minat, sesuai dengan komunitas yang ada, harus terus dipertahankan dan dijaga supaya NTT terus berkibar dan merata di segala bidang seni.
Saat diresmikan, Sanggar Dedari Dewanta memiliki anggota sekitar 20 orang yang terdiri dari pelajar SMP, SMA, dewasa dan ibu rumah tangga.
"Keanggotaan kita itu tidak mengikat artinya kalau sudah anggota sanggar Dedari tidak boleh ikut sanggar lain, tidak. Kami sangat cair tapi siapkan kepengurusan yang solid supaya ada jadwal latihan misalnya," tuturnya.(uzu)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pose-bersama-dalam-acara-Pesta-Puisi-Soempah-Pemoeda.jpg)