Kerja Sama Indonesia dan Timor Leste
Indonesia dan Timor Leste Tanda Tangani MoU Sektor Pembangunan Berkelanjutan
Adapun kerja sama ini dapat menjadi medium bagi kedua belah pihak untuk saling bertukar pengetahuan untuk merancang langkah strategis
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Timor Leste kembali mengembangkan kerja sama di bidang perencanaan dan investasi strategis di sektor pembangunan berkelanjutan.
Kerja sama kedua negara ditandai dengan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bappenas Suharso Monoarfa dan Menteri Perencanaan dan Investasi Strategis Timor Leste Gastao de Sousa pada Kamis 10 Oktober 2024.
Adapun kerja sama ini dapat menjadi medium bagi kedua belah pihak untuk saling bertukar pengetahuan untuk merancang langkah strategis guna mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
“Sektor kerja sama dalam rangka ini meliputi penguatan pembangunan infrastruktur dasar, kota berkelanjutan, agrikultur, pembangunan desa, pariwisata, energi terjangkau dan bersih, kesehatan, pengembangan digital, inklusi sosial, mitigasi bencana, perubahan iklim, serta investasi sektor swasta,” kata Suharso Monoarfa dikutip dari Antara.
Suharso menjelaskan, penandatanganan MoU tersebut juga menandai komitmen kedua negara untuk saling bekerja sama membangun kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang perencanaan. Peningkatan SDM itu dilakukan melalui program pelatihan hingga magang.
“Jadi nanti ada para pegawai yang disertakan oleh pemerintah, atau yang memang di bidang-bidang perencanaan di daerah, atau di tingkat pusat yang bisa masuk di Bappenas. Kita magangkan di Bappenas, kita juga punya Bappenas Institute, yang juga bisa seperti juga ADB Institute, kita ada kerja sama dengan mereka. Jadi daripada teman-teman itu berlatih magang jauh, yang mendingan kenapa enggak di Indonesia,” jelasnya.
Kerja sama yang diresmikan hari ini menjadi kerangka lanjutan untuk berbagai program lain seperti pertukaran pelajar, budaya, hingga kerja sama antar perguruan tinggi Indonesia-Timor Leste.
Lebih lanjut, Suharso mengatakan bahwa dengan adanya penandatanganan MoU dapat membuka peluang beberapa perusahaan swasta Indonesia untuk melakukan investasi di Timor Leste.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Perencanaan dan Investasi Strategis Timor Leste Gastao de Sousa berharap kerja sama ini dapat memperkuat hubungan kedua negara yang selama ini sudah terjalin, serta memberikan dampak nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat kedua negara.
“Kami baru merdeka sekitar 22 tahun. Kami harus belajar banyak, terlebih dalam hal perencanaan. Perencanaan yang diimplementasikan itu bagaimana dengan cara yang lebih bagus. Kemudian dalam hal pembangunan infrastrukturnya, tapi tidak tertutup untuk itu saja, bisa untuk bidang yang lain seperti kesehatan dan pendidikan,” jelasnya. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.