Berita Sikka

Ratusan Hektare Tanaman Jagung di Sikka NTT Gagal Panen 

selain jagung, ada juga 7,5 haktar tanaman padi Gogo di Kecamatan Hewokloang mengalami gagal panen.

|
Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ARNOLD WELIANTO
Kepala dinas pertanian Kabupaten Sikka, Yohanes Emil Satriawan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE- Ratusan hektar tanaman jagung di Kabupaten Sikka, NTT gagal panen atau puso akibat terdampak Kekeringan.

Kepala Dinas Pertanian Sikka, Yohanes Emil Satriawan menyebutan terdapat 578,3 hektar tanaman jagung yang tersebar di 3 kecamatan dari 14 kecamatan yang menanam jagung mengalami gagal panen.

"Dampak kekeringan hingga April 2024 mengakibatkan luas lahan jagung yang mengalami kerusakan mencapai 578,3 hektar,"ujarnya Selasa 8 Oktober 2024.

Ia menyebutkan total luas tanaman jagung yang ditanam di Kabupaten Sikka, saat ini mencapai 3, 588.30 hektare demgan kategori kerusakan sedang mencapai 89 Hektare, Kerusakan barat mencapai 133,5 hektare dan 578,3 Hektare gagal panen akibat terdampak Kekeringan.

Baca juga: Lirik Lagu Daerah NTT dari Maumere Kabupaten Sikka Berjudul Dendang Dikideng

Dikatakannya, selain jagung, ada juga 7,5 haktar tanaman padi Gogo di Kecamatan Hewokloang mengalami gagal panen.

Menurutnya, untuk tanaman yang mengalami ancaman puso, tetap dilakukan upaya penyelematan.

Ia menghimbau para petani agar bisa menaati aturan masa tanam apalagi saat musim kemarau yang sangat kering akibat El Nino.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved