Breaking News
Minggu, 26 April 2026

Doa Harian Katolik

Doa Memohon Kematian yang Membahagiakan, Agar Mati dalam Pelukan Yesus dan Bunda Maria

Kita sering takut mati dan kematian. Padahal kematian merupakan jalan yang harus dilalui semua orang. Tidak seorang pun yang tidak akan mati. 

Editor: Agustinus Sape
CROSSWALK.COM
Ilustrasi berdoa 

POS-KUPANG.COM - Kita sering takut mati dan kematian. Padahal kematian merupakan jalan yang harus dilalui semua orang. Tidak seorang pun yang tidak akan mati. 

Manusia mungkin bisa menunda kematian, tetapi tak seorang pun bisa terhindar dari kematian. Yang perlu kita lakukan adalah bagaimana mempersiapkan kematian agar kita terhindar dari kematian konyol atau kematian gratis.

Dengan kata lain, kita senantiasa siap menghadapi kematian karena kematian ibarat pencuri di malam hari. Dengan persiapan yang baik kita akan menghadapi kematian dengan bahagia dan membahagiakan.

Doa Memohon Kematian yang Membahagiakan

Tuhan Yesus, Penyelamatku, engkau memilih untuk mati di kayu salib untuk menghapus dosa umat manusia. Aku menerima dengan tenang dari tangan Tuhan, apa pun cara kematian yang diizinkan Allah agar terjadi padaku, termasuk segala kesakitannya, kesedihan dan penderitaan yang menghantarku ke sana. Semoga aku, melalui rahmat-Mu, dapat kembali kepada-Mu dengan pertobatan yang sempurna, sekarang ini, dan di saat ajalku.

Bunda Maria yang terberkati,
Aku memohon agar engkau mendoakan aku sekarang dan pada saat aku mati. Semoga oleh doamu, Tuhan berkenan memberikan rahmat-Nya kepadaku agar aku dapat mempersiapkan kematianku setiap hari.

St. Yusuf, Santo pelindung dalam hal kematian yang membahagiakan, Engkau diberkati dengan kematian yang membahagiakan di dalam pelukan Yesus dan Bunda Maria. Doakanlah aku agar aku pun dapat memperoleh rahmat Tuhan, supaya aku pun dapat mati dalam pelukan Yesus dan Bunda Maria.

Ya Tuhan, kumohon agar Engkau mendukungku dan semua orang beriman, sepanjang hari sampai pada akhirnya, ketika senja datang, dan kesibukan dunia terhenti dan kehidupan yang hiruk pikuk ini berlalu, dan pekerjaan kami telah selesai.

Dan dalam belas kasihan-Mu, kumohon Engkau memberikan tempat kediaman yang aman dan istirahat yang kekal dan kudus dan kedamaian abadi pada akhirnya. Amin. (doagerejakatolik.blogspot.com)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved