Minggu, 10 Mei 2026

Berita Internasional

Komandan Hizbullah Terus Berguguran Diserang Militer Israel

Sebelumnya komandan Hizbullah, Ibrahim Kubeysi tewas dalam serangan Israel di Beirut selatan, pada Selasa (24/9/2024). 

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Dion DB Putra
WARTAKOTA
Ilustrasi. Komandan Hizbullah terus berguguran diserang militer Israel dalam waktu setahun terakhir. 

POS-KUPANG.COM, BEIRUT - Sumber keamanan mengatakan, komandan unit pesawat nirawak Hizbullah, Mohammed Srur tewas dalam serangan militer Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon pada Kamis (26/9/2024) sore. 

Srur menambah daftar komandan Hizbullah yang terus berguguran sejak Israel menyerang sekutu Hamas itu di Lebanon dalam Waktu setahun terakhir.

Sebelumnya komandan Hizbullah, Ibrahim Kubeysi tewas dalam serangan Israel di Beirut selatan, pada Selasa (24/9/2024). 

Tokoh paling terkenal yang terbunuh adalah komandan tertinggi militer Hizbullah, Fuad Shukr. 

Berikut sejumlah  komandan Hizbullah yang tewas dalam pertempuran melawan Israel, dikutip dari New York Post.

Ibrahim Kubeysi 

Israel menyebut Kubeysi sebagai komandan jaringan rudal dan roket Hizbullah

Militer Israel mengatakan, Kubeysi memimpin beberapa unit roket, termasuk unit rudal berpemandu presisi, dan terkena serangan bersama komandan-komandan lain dari pasukan rudal dan roket Hizbullah

"Kubeysi merupakan sumber pengetahuan penting di bidang rudal dan berhubungan dekat dengan para pemimpin militer senior Hizbullah," lanjutnya, dikutip dari kantor berita AFP. 

Kubeysi tewas dalam serangan di gedung permukiman padat penduduk yang juga merusak puluhan mobil dan sepeda motor di dekatnya. 

Ibrahim Aqil 

Militer Israel (IDF) pada Jumat (20/9/2024) mengonfirmasi bahwa serangan udaranya menewaskan komandan tertinggi pasukan elite Radwan milik Hizbullah, Ibrahim Aqil. 

Serangan itu juga menargetkan 16 komandan dan operator senior Hizbullah. Sebagai komandan senior pasukan Radwan, Aqil mengawasi serangan harian terhadap Israel yang dimulai sejak 8 Oktober 2023. 

Ahmed Wahbi dan Abu Hassan Samir 

Ahmed Wahbi dan Abu Hassan Samir termasuk komandan yang tewas bersama Aqil. Wahbi membantu mengoordinasikan serangan terhadap Israel, sedangkan Samir yang merupakan mantan komandan Radwan mengawasi pelatihan unit elite tersebut di Lebanon

Wissam Al Tawil 

Bersama Samir, Wissam Al Tawil bertugas langsung di bawah Aqil sebagai komandan lapangan Pasukan Radwan. 

Ia tewas pada Januari 2024 ketika serangan udara Israel menghantam mobil SUV yang dikendarainya di kota kelahirannya, Khirbet Silem. Saat itu, Wissam Al Tawil adalah pejabat tertinggi Hizbullah yang tewas. 

Fuad Shukr 

Salah satu pukulan terbesar yang dialami Hizbullah adalah ketika komandan militer tertingginya, Fuad Shukr, tewas pada 30 Juli 2024. 

Fuad Shukr termasuk pendiri utama Hizbullah dan orang kepercayaan Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah. 

Shukr dapat lolos dari incaran IDF selama berbulan-bulan, lalu diduga digiring ke lokasi rawan serangan setelah menerima telepon di kediaman rahasianya di Dahiyeh, Beirut. 

Setelah kematian Shukr, Nasrallah bersumpah melancarkan serangan balik ke Israel. 

Taleb Sami Abdullah 

Pada bulan Juni 2024, IDF mengonfirmasi kematian Taleb Sami Abdullah, orang di balik unit Nasr milik Hizbullah, yang disebut-sebut setara dengan pasukan Radwan. 

Abdullah tewas dalam serangan Israel yang menghancurkan pusat komando Hizbullah di Lebanon selatan. 

Mohammed Nasser 

Kira-kira sebulan kemudian, IDF menewaskan Mohammed Nasser, pemimpin unit Aziz milik Hizbullah

Unit Aziz adalah salah satu dari tiga kompi besar di bawah komando Front Selatan Hizbullah

Nasser diduga berada di balik serangan berulang dari Lebanon barat daya. Ia tewas ketika serangan udara Israel menghantam Kota Tyre. 

Sumber: Kompas.com

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved