Prakiraan Cuaca
12 Kabupaten di NTT Dapat Peringatan BMKG: Waspada Hujan Lebat Beberpa Hari Ke Depan, ini Daftarnya
Sebanyak 12 Kabupaten di NTT mendapat Peringatan dari BMKG, waspada hujan lebat beberapa hari ke depan. Berikut daftar daerah tersebut.
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM - Sebanyak 12 Kabupaten di NTT mendapat Peringatan BMKG, waspada hujan lebat beberpa hari ke dwpan.
Berikut daftar daerah terdampak hujan lebat tersebut.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG ) menyebut 12 Kabupaten di NTT yang berpotensi diguyur hujan lebat beberapa hari ke depan yakni Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kupang, Sikka, Ende, dan Nagekeo.
Selain itu Kabupaten Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Timur, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat.
"Waspada bencana sebagai dampak yang ditimbulkan dari hujan lebat," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Sti Nenotek di Kupang, Minggu, (28/7).
Baca juga: Cuaca NTT Hari Ini, BMKG NTT Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Daerah di NTT Dua Hari Kedepan
Ia menyampaikan dampak yang ditimbulkan dari hujan itu yakni longsor, guguran batu, atau erosi tanah, serta banjir.
Selain itu, aliran banjir berbahaya dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan jembatan yang rendah yang tidak dapat dilintasi.
Dengan peringatan dini yang disampaikan BMKG, Sti mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati jika beraktivitas di luar rumah.
Jika tidak ada yang mendesak, ia menyarankan masyarakat tidak beraktivitas di luar rumah.
Ia mengingatkan masyarakat yang bermukim di wilayah tebing atau lereng sungai.
Baca juga: BMKG: Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Hari ini, Prakiraan Cuaca Minggu 28 Juli 2024
Apabila hujan lebat dengan durasi lama dan jarak pandang berkurang, ia berpesan kepada masyarakat agar melakukan evakuasi mandiri.
"Pastikan untuk berkoordinasi dengan pihak kebencanaan terkait," katanya.
Prakiraan hujan lebat ini disebabkan aktifnya Gelombang Equatorial Rossby yang berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah NTT.
Selain itu, aktifnya monsoon timur dan besarnya perbedaan gradient tekanan Australia-Asia sehingga ada peningkatan kecepatan angin di wilayah NTT. ( ant/*)
ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.