Soal Ujian Sekolah
Contoh Soal Ujian Sekolah Kimia Kelas 12 SMA Kurikulum Merdeka Disertai Pembahasan
Jangan lupa baca soal secara teliti sebelum menentukan jawaban yang menurutmu paling benar sebelum melihat kunci jawabannya.
POS-KUPANG.COM- Berikut ini disajikan contoh soal ujian sekolah pelajaran kimia SMA kelas 12 disertai Kunci Jawaban dan pembahasannya.
Contoh soal yang ada ini merupakan bahan referensi buat siswa dalam mengisi waktu luang di rumah.
Ini maksudnya agar siswa dapat mengulang kembali pelajaran yang diperoleh di sekolah agar tidak lupa.
Jangan lupa baca soal secara teliti sebelum menentukan jawaban yang menurutmu paling benar sebelum melihat kunci jawabannya.
Dalam contoh soal kali ini bahan ajar lebih pada materi soal larutan dan koloid, elektrokimia, hingga makromolekul organik.
Berikut ini contoh soal Kimia kelas 12 SMA dengan Kurikulum Merdeka yang dikutip dari buku dan E-Modul SMA yang diterbitkan Kemendikbudristek, dilansir dari detik.com
1. Menurut Teori asam basa Arrhenius, zat diakatakan asam jika....
A. Dalam air menghasilkan ion H+
B. Dalam air menghasilkan atom H
C. Donor proton
D. Akseptor proton
E. Donor pasangan elektron
Jawaban: A. Dalam air menghasilkan ion H+
Pembahasan:
A. Dalam air menghasilkan ion H+ (Asam menurut Arrhenius)
B. Dalam air menghasilkan ion H (Bukan teori asam basa)
C. Donor proton (Asam menurut Bronsted-Lowry)
D. Akseptor proton (Basa menurut Bronsted-Lowry)
E. Donor pasangan elektron (Basa menurut Lewis)
2. Di antara larutan-larutan berikut, larutan yang termasuk dalam larutan basa adalah...
A. C2H5OH
B. CH3COOH
C. HCl
D. NaOH
E. NaCl
Jawaban: D. NaOH
Menurut Arrhenius basa adalah spesi yang dapat melepaskan ion OH- dalam air.
Reaksi ionisasi NaOH: NaOH (aq) → Na+(aq) + OH-(aq)
3. Di antara spesi berikut, yang tidak berlaku sebagai asam Bronsted-Lowry adalah....
A. NH4+
B. H2O
C. HCO3-
D. CO3^2-
E. H2CO3
Jawaban: D. CO3^2-
Pembahasan:
Berdasarkan teori Bronsted-Lowry, asam didefinisikan sebagai pendonor 1 ion H+ pada basa dan basa didefinisikan sebagai penerima 1 ion H+ dari asam.
Spesi yang tidak memiliki atom H tidak dapat berperan sebagai pendonor H+, oleh karena itu spesi yang tidak berlaku sebagai asam Bronsted-Lowry
ialah D. CO3^2-
4. Indikator lakmus merah jika dicelupkan pada larutan basa akan berubah menjadi warna....
A. Merah
B. Biru
C. Orange
D. Tidak berwarna
E. Kuning
Jawaban: B. Biru
Pembahasan:
Kertas lakmus merah akan berubah menjadi biru jika dicelupkan larutan basa.
Kertas lakmus biru akan berubah menjadi merah jika dicelupkan larutan asam.
5. Zat di bawah ini yang dapat memerahkan kertas lakmus adalah....
A. NaOH
B. Ca(OH)2
C. CH3COOH
D. CO(NH2)2
E. C2H5OH
Jawaban: C. CH3COOH
Pembahasan:
Kertas lakmus biru akan berubah menjadi merah jika dicelupkan larutan asam:
A. NaOH : basa
B. Ca(OH)2 : basa
C. CH3COOH : asam
D. CO(NH2)2 : non elektrolit
E. C2H5OH : non elektrolit
6. Di antara campuran berikut ini yang bukan merupakan koloid yaitu ....
A. Tinta
B. Air teh
C. Larutan gula
D. Air sabun
E. Larutan kanji
Jawaban: C. Larutan gula
Pembahasan:
Tinta, air teh, larutan kanji, dan air sabun merupakan koloid. Sementara itu, larutan gula merupakan larutan sejati karena fase terdispersinya berukuran
7. Salah satu tipe koloid berikut ini yang terdiri atas fase terdispersi padat dalam medium pendispersi gas yaitu ....
A. Gel
B. Emulsi padat
C. Sol padat
D. Aerosol padat
E. Buih padat
Jawaban: D. Aerosol padat
Pembahasan:
Aerosol padat terdiri atas fase padat dalam gas, gel terdiri atas fasa cair dalam padat, sol padat terdiri atas fase padat dalam padat, buih padat terdiri atas fasa gas dalam padat, dan emulsi padat terdiri atas fasa cair dalam padat. Emulsi padat merupakan nama lain dari gel.
8. Sepuluh gram urea CO(NH2)2 dilarutkan dalam 90 mL air. Bila tekanan uap jenuh air pada suhu 25 derajat celcius adalah 62 mmHG, maka tekanan uap larutan urea tersebut adalah.....
A. 2 mmHG
B. 30 mmHG
C. 31 mmHG
D. 60 mmHG
E. 64 mmHG
Jawaban: D. 60 mmHG
Pembahasan:
n CO(NH2)2 = gr/Mr = 10 gr/60 gr/mol = 0,16 mol
n H2O = gr/Mr = 90 gr/18 gr/mol = 5 mol
Xp = np/nt+np = 5 mol/(5+0,16)mol = 0,968
P = Xp . Po
P = 0,968 . 62 mmHg = 60 mmHg
9. Untuk mengetahui massa molekul relatif suatu senyawa elektrolit biner yang belum diketahui rumus molekulnya, seorang kimiawan melakukan percobaan di laboratorium dengan melarutkan 4 gram senyawa elektrolit tersebut ke 250 gram air. Suhu pada termometer menunjukkan 100,26°C pada tekanan 1 atm. Bila diketahui Kb air=0,52°C/m, maka Mr zat tersebut diperkirakan sejumlah....
A. 16
B. 32
C. 64
D. 103
E. 128
Jawaban: C. 64
Pembahasan:
∆Tb = Tb larutan - Tb pelarut
∆Tb = 100,26 - 100 = 0,26 °C
Senyawa biner → Jumlah ion (n) = 2, a = 1 (jika tidak disebutkan nilainya), maka
∆Tb = gram/Mr x 1000/P x Kf x i
0,26= 4/Mr x 1000/P x 0,52 x 2
Mr = 4x4/0,26 x 0,52 x 2
Mr = 64
10. Larutan yang isotonis dengan asam nitrat 0,2 M adalah...
A. Aluminum sulfat 0,08 M
B. Feri bromida 0,2 M
C. Asam klorida 0,3 M
D. Magnesium sulfat 0,4 M
E. Urea 0,5 M
Jawaban: A. Aluminum sulfat 0,08 M
Pembahasan:
Larutan yang isotonis adalah larutan yang memiliki jumlah partikel (dipengaruhi oleh konsentrasi dan jumlah ion) yang sama dengan asam nitrat 0,2M. Jumlah ion pada asam nitrat sebanyak 2 ion, sehingga jumlah partikel asam nitrat :
HNO3 → H+ + NO3- (2 ion)
Konsentrasi sebenarnya : M . i = 0,2M . 2 = 0,4M
Larutan pada jawaban :
A. Aluminum Sulfat 0,08 M
Al2(SO4)3 → 2Al^3+ + 3SO4^2- (5 ion)
Konsentrasi sebenarnya : M . i = 0,08M . 5 = 0,4M
B. Feri Bromida 0,2 M
FeBr2 → Fe^2+ + 2Br- (3 ion)
Konsentrasi sebenarnya : M . i = 0,2M . 3 = 0,6M
C. Asam Klorida 0,3 M
HCl → H+ + Cl- (2 ion)
Konsentrasi sebenarnya : M . i = 0,3M . 2 = 0,6M
D. Magnesium Sulfat 0,4 M
MgSO4→ Mg^2+ + SO4^2- (2 ion)
Konsentrasi sebenarnya : M . i = 0,4M . 2 = 0,8M
E. Urea 0,5 M
Urea bersifat non elektrolit sehingga nilai i = 1 ion
Konsentrasi sebenarnya : M . i = 0,5M . 1 = 0,5M
11. Diketahui beberapa reaksi berikut :
(1) MnO4- → MnO2
(2) Zn → ZnO2-
(3) 2CO2 → C2O4^2-
(4) Cr2O3 → Cr2O7^2-
Peristiwa oksidasi pada pasangan reaksi dengan nomor ....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 1 dan 4
D. 2 dan 3
E. 2 dan 4
Jawaban: E. 2 dan 4
Pembahasan:
(1) MnO4- → MnO2 (Terjadi pelepasan oksigen ke reduksi)
(2) Zn → ZnO2- (Terjadi pelepasan oksigen ke oksidasi)
(3) 2CO2 → C2O4^2- (Terjadi penurunan biloks ke reduksi)
(4) Cr2O3 → Cr2O7^2- (Terjadi pengikatan oksigen ke oksidasi)
12. Berdasarkan deret volta, reaksi elektrokimia yang dapat berlangsung secara spontan adalah ....
A. Sn(s) + Fe^2+(aq) → Sn^2+(aq) + Fe(s)
B. Sn^2+(aq) + Fe(s) → Sn(s) + Fe^2+(aq)
C. Pb(s) + Zn^2+(aq) → Pb^2+(aq) + Zn(s)
D. 3Mg^2+(aq) + 2Al(s) → 3Mg(s) + 2Al^3+(aq)
E. Pb(s) + 2Ag^+(aq) → Pb^2+(aq) + 2Ag(s)
Jawaban: E. Pb(s) + 2Ag^+(aq) → Pb^2+(aq) + 2Ag(s)
Pembahasan:
Reaksi berlangsung spontan jika harga Essel bernilai positif, cirinya pada deret volta logam yang bereaksi (Pb) di sebelah kiri ion logam (2Ag+).
Pb(s) + 2Ag^+(aq) → Pb^2+(aq) + 2Ag(s) menunjukkan Esel=positif
13. Pasangan polimer yang terbentuk melalui reaksi kondensasi adalah....
A. Poliester dan polimida
B. Polistirena dan politena
C. Polisakrida dan polistirena
D. Polipeptida dan polipropilena
E. Polivinil Klorida dan polistirena
Jawaban: A. Poliester dan polimida
14. Bahan-bahan buangan polimer seperti plastik dan karet tidak dapat diatasi dengan jalan pembakaran, sebab....
A. Tidak dapat terbakar
B. Polimer tersebut beracun
C. Bila terbakar dapat menghasilkan bahan beracun
D. Polimer tersebut sukar didegradasi
E. Mudah meledak bila terbakar
Jawaban: C. Bila terbakar dapat menghasilkan bahan beracun
15. Beberapa polimer sebagai berikut :
(1) Amilum
(2) Teflon
(3) Asam Nukleat
(4) Selulosa
(5) Dakron
Yang merupakan polimer sintesis adalah....
A. (1) dan (2)
B. (2) dan (3)
C. (3) dan (4)
D. (4) dan (5)
E. (2) dan (5)
Jawaban: E. (2) dan (5)
Pembahasan:
Polimer Alam adalah polimer yang terdapat di alam, berasal dari makhluk hidup. Contoh : Amilum, Asam Nukleat, Selulosa, Protein, Karet Alam
Polimer sintetis atau polimer tiruan adalah polimer yang tidak terdapat di alam tetapi dibuat oleh manusia. Contoh : PVC , Teflon, Dakron, Nilon
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.