Tinju Dunia

Jadwal Tinju Dunia, Teofimo Lopez Beri Sinyal Bakal Naik ke Kelas Welter

Jadwal tinju dunia, Teofimo Lopez juara kelas ringan super (63,5 kg) WBO memberikan sinyal bakal naik ke kelas welter (66,7kg)

Penulis: Kanis Jehola | Editor: Kanis Jehola
Foto: IG @teofimolopez via sportanews.com
TEOFIMO LOPEZ - Teofimo Lopez juara kelas ringan super (63,5 kg) WBO memberikan sinyal bakal naik ke kelas welter (66,7kg). Siapa yang diincar? Foto Teofimo Lopez terpilih jadi petinju Hall of Fame Negara Bagian New York (New York State Boxing Hall of Fame (NYSBHOF). 

POS-KUPANG.COM – Jadwal tinju dunia, Teofimo Lopez juara kelas ringan super (63,5 kg) WBO memberikan sinyal bakal naik ke kelas welter (66,7kg).

Apa sebenarnya yang diinginkan Teofimo Lopez (21-1-0, 13 KO) setelah naik ke kelas welter?

Diketahui, Teofimo Lopez terakhir naik ring tinju dunia pada 29 Juni 2024 di Miami Beach, Florida, menang angka atas Steve Clagget asal Kanada.

Itu jadi laga kedua Teofimo Lopez mempertahankan gelar setelah ia merebutnya dari tangan Josh Taylor dengan kemenangan angka pada 10 Juni 2023 di New York.

Setelah itu Teofimo Lopez juga menang angka atas Jamaine Ortiz pada Februari 2024 di Las Vegas.

Sebenarnya Teofimo Lopez mau saja bertahan di kelas ringan super. Namun, ia kesulitan mendapatkan duel-duel penting dengan bayaran tinggi. 

Nama-nama seperti Devin Haney, Subriel Matias, Isaac Cruz, dan Ryan Garcia,  tak bisa menjadi lawannya,

Jika dikatakan secara komersial nama Teofimo Lopez kurang menjual juga tidak. Pasalnya, dia sudah mengalahkan nama beken seperti Vasyl Lomachenko dan Josh Taylor.

Karena itu, pilihan paling masuk akal untuk mendapatkan duel tinju dunia dengan bayaran lebih tinggi adalah di kelas welter. Itu yang ada di benak Lopez.

“Kelas welter sesuatu yang  saya inginkan, mungkin bahkan di duel saya berikutnya,” kata Teofimo Lopez dikutip dari Boxing News, dan dikutip sportanews.com.

Baca juga: Jadwal Tinju Dunia, Turki Alalshikh Janjikan Kejutan Bagi Crawford Usai Lawan Madrimov

“Dengar, saya yakin yang terdengar hebat adalah ‘Teofimo Lopez, juara dunia tiga kelas di usia 27 tahun.’ Saya mendukung hal itu,” tambahnya.

Masalah bagi Teofimo Lopez adalah dia bukan petinju dengan pukulan keras. Dari 21 kali menang, dia menghentikan 13 lawan.

Kendati bukan rekor yang buruk, namun itu kurang membuat duelnya selalu menarik minat penonton yang menginginkan duel KO.

Dalam duel tinju dunia dengan Clagget ia memang tampil dominan dalam duel yang juga tak ringan. Tapi, terbukti dia gagal menjatuhkan Clagget.

Di kelas welter, petinju-petinju alamiah kelas itu punya pukulan lebih keras. Sebut saja Jaron Ennis, juara IBF. Rekornya 32-0-0, 29 KO.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved