Euro 2024

Komentar Harry Kane dan Gareth Southgate Setelah Inggris Keok di Final Euro: Menyakitkan

"Sulit untuk mengungkapkan dengan kata-kata bagaimana perasaan kami semua saat ini. Permainan yang sulit," kata Harry Kane dikutip dari BBC.

|
Editor: Dion DB Putra
AFP/JEWEL SAMAD
Ekspresi Pelatih Inggris, Gareth Southgate, setelah kalah dalam pertandingan final Euro 2024 melawan Spanyol di Olympiastadion di Berlin pada 14 Juli 2024. 

POS-KUPANG.COM, BERLIN - Kapten Timnas Inggris, Harry Kane dan sang pelatih Gareth Southgate tidak memungkiri kekalahan dari Spanyol pada final Euro 2024 menyakitkan hati.

Inggris keok dengan skor 1-2 atas Spanyol pada babak final Piala Eropa atau Euro 2024 di Olympiastadion, Berlin, Jerman, Minggu (14/7/2024) malam atau Senin (15/7/2024) dini hari WIB.

Timnas Spanyol unggul lebih dahulu lewat gol cantik Nico Williams (47’). Inggris menyamakan kedudukan melalui Cole Palmer (73’). Namun, Mikel Oyarzabal memastikan kemenangan Spanyol empat menit menjelang laga usai.

"Sulit untuk mengungkapkan dengan kata-kata bagaimana perasaan kami semua saat ini. Permainan yang sulit," kata Harry Kane dikutip dari BBC.

"Kami melakukannya dengan baik untuk kembali ke permainan dan berjuang untuk mengembangkannya. Kebobolan di menit-menit akhir sangatlah sulit untuk diterima," ucapnya.

Penyerang Inggris, Harry Kane  berjalan melewati trofi setelah menerima medali perak pada akhir pertandingan final UEFA Euro 2024 antara Spanyol vs Inggris di Olympiastadion di Berlin pada 14 Juli 2024. Spanyol menang 2-1.
Penyerang Inggris, Harry Kane berjalan melewati trofi setelah menerima medali perak pada akhir pertandingan final UEFA Euro 2024 antara Spanyol vs Inggris di Olympiastadion di Berlin pada 14 Juli 2024. Spanyol menang 2-1. (AFP/JAVIER SORIANO)

“Kami bangkit dari ketertinggalan sepanjang turnamen, kami sudah melupakannya. Namun, kami tidak mengambil langkah selanjutnya dan memenangi final," tutur pemain Bayern Muenchen, Jerman tersebut.

Harry Kane mengatakan kekalahan dari Spanyol pada final ini akan terkenang lama. "Ini adalah peluang yang terlewatkan. Final ini tidak mudah untuk dicapai. Anda harus memanfaatkannya ketika hal itu tiba dan kami tidak akan mengulanginya lagi," ujarnya.

"Ini sangat menyakitkan dan akan menyakitkan untuk waktu yang lama," tutur Kane. Hasil tersebut membuat The Three Lions menorehkan catatan negatif, yakni tim pertama yang mengalami kekalahan beruntun pada final Euro, seperti dikutip dari Opta.

Sebelum keok dari Spanyol, Inggris juga takluk pada final Euro 2020 di tangan Italia lewat adu penalti. Inggris belum bisa menuntaskan dahaga puasa gelar utama.

Kali terakhir Inggris meraih gelar utama putra ialah pada Piala Dunia 1966 di kandang sendiri.

Masa depan Southgate

Sementara Pelatih Gareth Southgate mengatakan belum waktunya bagi dia untuk membuat keputusan soal masa depannya bersama Timnas Inggris setelah kalah dari Spanyol pada final Euro 2024.

Southgate telah melatih Inggris sejak September 2016 dan kontraknya berakhir pada Desember 2024 ini.

"Sekarang bukan waktunya bagi saya untuk membicarakan hal itu. Saya perlu berbicara dengan orang yang tepat dan memberi diri saya sedikit waktu," kata Gareth Southgate dikutip dari BBC.

"Untuk mencapai final lainnya, ini merupakan suatu kehormatan memiliki kesempatan. Namun, untuk gagal juara adalah hal yang sulit saat ini," tuturnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved