Tinju Dunia

Hasil Tinju Dunia, Shakur Stevenson Pertahankan Gelar WBC, Kalahkan Artem Harutyunyan di Newark

Hasil tinju dunia, Shakur Stevenson berhasil mempertahankan gelar kelas ringan WBC setelah mengalahkan Artem Harutyunyan

Penulis: Kanis Jehola | Editor: Kanis Jehola
Foto Top Rank via ligaolahraga.com
STEVENSON VS HARUTYUNYAN - Shakur Stevenson berhasil mempertahankan gelar kelas ringan WBC setelah mengalahkan Artem Harutyunyan. Tampak Shakur Stevenson (kiri) melepaskan jab kiri ke wajah Artem Harutyunyan dalam duel tinju dunia di Newark, New Jersey, Sabtu (6/7/2024). 

POS-KUPANG.COM – Hasil tinju dunia, Shakur Stevenson berhasil mempertahankan gelar kelas ringan WBC setelah mengalahkan Artem Harutyunyan.

Dalam duel tinju dunia di Newark, New Jersey, Sabtu (6/7/2024), Shakur Stevenson meraih kemenangan angka mutlak atas Artem Harutyunyan.

Ini adalah pertarungan tinju dunia terakhir Shakur Stevenson dalam kontrak promosionalnya bersama Top Rank.

Untuk ketiga kalinya dalam empat pertarungan tinju dunia, Shakur Stevenson (22-0, 10 KO) bertarung di kampung halamannya, Newark, New Jersey.

Ia mengendalikan pertarungan sejak ronde pertama, memamerkan kemampuan yang membuatnya diakui sebagai petinju No. 8 pound-for-pound versi ESPN.

Dan untuk pertarungan kedua berturut-turut, Shakur Stevenson melaju dengan mulus melawan petinju yang tidak diunggulkan.

Pada bulan November, Shakur Stevenson mencetak kemenangan angka mutlak atas Edwin de Los Santos, sebuah pertarungan di mana tidak ada satupun petinju yang mendaratkan dua digit pukulan di ronde mana pun.

Shakur Stevenson bertekad untuk memberikan lebih banyak hiburan kali ini. Namun hal itu tidak terwujud. Sebagai salah satu petinju dengan pertahanan terbaik di dunia tinju, Shakur Stevenson merupakan unggulan -3500 saat menghadapi Artem Harutyunyan, menurut ESPN BET.

"Agak sulit untuk membuktikan (bahwa Anda adalah yang terbaik) jika Anda tidak memiliki petarung yang mencoba untuk melawan; dia hanya mencoba untuk bertahan," kata Shakur Stevenson, 27 dikutip ligaolahraga.com.

Baca juga: Hasil Tinju Dunia, Fernando Martinez Rebut Gelar Milik Kazuto Ioka di Jepang

"Saya ingin ia berusaha sedikit lebih keras agar laga ini menjadi lebih menyenangkan. Saya juga melakukan semua yang saya bisa untuk mengeluarkannya dari sana. Saya harus memotong ring sedikit lagi. Saya akan kembali ke sasana dan berlatih untuk memotong pergerakan lawan di ring," katanya.

Terdapat beberapa cemoohan selama dua ronde terakhir dalam laga yang sebagian besar berjalan lancar ini. Stevenson mengatakan bahwa cemoohan itu ditujukan pada Harutyunyan karena "ia tidak benar-benar berusaha memenangkan laga." Harutyunyan mendaratkan dua digit pukulan hanya dalam satu ronde, yaitu ronde kesembilan.

Sementara Shakur Stevenson beberapa kali menyarangkan serangan ke arah tubuh Harutyunyan dan mendaratkan 66 serangan. Sang juara mengungguli sang penantang dengan angka keseluruhan 170-74.

Shakur Stevenson mengendalikan jarak dengan jab-nya, mampu menangkis serangan Harutyunyan dan menyerang balik dengan kombinasi tajam miliknya.

Artem Harutyunyan (12-2, 7 KO) berlaga dalam laga perebutan gelar juara dunia pertamanya. Ia memasuki ring setelah kekalahan angka atas penantang kelas ingan Frank Martin pada bulan Juli lalu, di mana ia harus terjatuh pada ronde ke-12.

Artem Harutyunyan yang berasal dari Armenia ini menderita luka di bawah kedua matanya dan muncul dengan memar-memar di wajahnya.

Artem Harutyunyan, 33 tahun, mewakili Jerman di Olimpiade 2016 dan meraih medali perunggu.

Pada Olimpiade yang sama di Rio De Janeiro, Shakur Stevenson meraih medali perak di dua kelas di bawahnya, yaitu kelas bantam.

Baca juga: Hasil Tinju Dunia, Johnny Fisher Cuma Butuh 36 Detik Hentikan Perlawanan Alen Bebic

Shakur Stevenson kemudian memenangkan gelar di kelas 126, 130 dan 135 pound, di mana ia saat ini berkuasa. Semua dari 22 pertarungan profesionalnya dipromotori oleh Top Rank, namun kini Stevenson telah memasuki masa bebas tanding.

Ia menolak tawaran perpanjangan kontrak lima pertarungan yang akan memberikannya bayaran sebesar $3 juta per pertarungan, kata sumber kepada ESPN.

"Saya ingin bertarung dengan para petinju terbaik di dunia tinju," ujar Shakur Stevenson.

"Itulah bagaimana Anda akan melihat versi terbaik dari diri saya, ketika Anda menempatkan saya di atas ring dengan orang lain yang ingin melawan dan berkompetisi," katanya.

Pertarungan tinju dunia besar seperti itu sejauh ini belum pernah terjadi bagi Shakur Stevenson. Ia berada di peringkat tiga oleh ESPN di kelas ringan.

Dua petinju teratas di divisi ini, Gervonta Davis dan Vasiliy Lomachenko, sedang dalam negosiasi untuk bertarung akhir tahun ini.

"Jika mereka tidak melawan saya, mereka tidak akan melawan saya," kata Shakur Stevenson. "Saya hanya akan tetap berada di sasana dan bersiap-siap," katanya. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved