Kamis, 30 April 2026

Lewotobi Erupsi

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Bandara Ende Terkena Dampak Erupsi

Ia mengatakan indikasi adanya abu vulkanik di bandara dan penutupan sementara itu telah dilaporkan kepada Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali.

Tayang:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/ARNOLD WELIANTO
Suasana di Bandara Frans Seda Maumere, NTT. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Bandara Haji Hasan Aroeboesman Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur (NTT) terdampak letusan Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur.

"Sebaran abu terdampak 2 bandara, yang kami terima informasi penutupan bandara baru bandara Frans Seda sedangkan Ende belum kami terima, informasi kami hanya ada 2 bandara yang terdampak sebaran debu Vulkanik," kata Kepala BMKG Bandara Fransiskus Seda Maumere, Ota Welly Jenny Talo, Minggu 16 Juni 2024.

Dikatakannya berdasarkan informasi VAAC DARWIN, dilaporkan pada tanggal 16 Juni 2024 pukul 09.33 WITA hingga pukul 15.30 WITA. Teramati sebaran debu abu vulkanik gunung Lewotobi Laki-laki pada tanggal 16 Juni 2024 pukul 09.10 WITA pada ketinggian permukaan hingga 10.000 Feet, bergerak ke barat daya dengan kecepatan 15 knot dengan intensitas tetap. 

Berdasarkan peta sebaran abu vulkanik yang ada, terkonfirmasi bandara yang terdampak adalah bandara Frans Seda Maumere dan bandara Haji Hasan Aroeboesman Ende.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Bandara Frans Seda Maumere, Partahian Panjaitan, menyatakan penutupan dilakukan sejak 16 Juni 2024 berdasarkan paper test yang menunjukkan adanya abu vulkanik di landasan.

"Berdasarkan berita SIGMET BMKG dan hasil papertest menunjukkan hasil positif sehingga kami mengusulkan penutupan sementara Badara Frans Seda Maumere sampai dengan berakhirnya jam operasional pukul 17:00 WITA," ujarnya dalam surat penutupan sementara Badara Frans Seda yang diterima TribunFlores.com, Minggu 16 Juni 2024.

Partahian menegaskan, penutupan dilakukan semata-mata untuk keselamatan penerbangan.

Pasalnya, jika abu vulkanik mengenai mesin pesawat dapat berakibat fatal.

Ia mengatakan indikasi adanya abu vulkanik di bandara dan penutupan sementara itu telah dilaporkan kepada Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali.

Baca juga: Tinjau Lokasi Terdampak Erupsi Lewotobi Laki-Laki, Kepala BNPB Tambah Dukungan DSP 250 Juta

Pihaknya pun terus melakukan paper test setiap jam untuk mengetahui kondisi di landasan pacu.

Sebelumnya gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur Erupsi pada Minggu 16 Juni 2024 sekitar pukul 06:40 WITA dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 800 meter diatas puncak. Abu vulkanik gunung Lewotobi Laki-laki terbawa angin hingga ke Kabupaten Sikka. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved