Breaking News
Minggu, 12 April 2026

Aturan Offside Baru Akan Membawa Perubahan Besar dalam Permainan Sepak Bola

Efeknya di lapangan diyakini akan besar karena seorang penyerang kini hanya perlu memastikan bagian belakang salah satu kaki mereka sejajar.

Editor: Dion DB Putra
ILUSTRASI
Aturan offside baru yang diprakarsai mantan Pelatih Arsenal, Arsene Wenger akan membawa perubahan besar dalam permainan sepak bola. 

POS-KUPANG- Aturan offside baru yang diprakarsai mantan Pelatih Arsenal, Arsene Wenger akan membawa perubahan besar dalam permainan sepak bola.

Aturan baru itu akan membuat seorang penyerang berada dalam posisi offside jika ada bagian tubuh mereka, yang dapat digunakan untuk mencetak gol, sejajar dengan pemain bertahan terakhir.

Badan sepak tertinggi bola dunia, FIFA mendorong International Football Association Board (IFAB), badan yang membuat peraturan dalam sepak bola, untuk melanjutkan uji coba peraturan offside baru tersebut.

Peraturan yang berlaku saat ini menyatakan seorang pemain offside jika ada bagian tubuh seorang pemain lebih dekat ke garis gawang lawan ketimbang bola atau pemain bertahan kedua terakhir di paruh lapangan tim bertahan.

Efeknya di lapangan diyakini akan besar karena seorang penyerang kini hanya perlu memastikan bagian belakang salah satu kaki mereka sejajar dengan seorang pemain bertahan untuk tetap berada di posisi onside.

Arsene Wenger sekarang menjadi kepala pengembangan sepak bola di FIFA. Pria berkebangsaan Prancis itu yakin dengan perubahan peraturan ini setelah uji coba di sepak bola kategori usia di Belanda, Italia, dan Swedia.

Arsene Wenger telah berupaya mengubah peraturan offside sejak 2020 demi mengurangi jumlah offside dalam laga dan membuat pelanggaran tersebut mudah dipantau.

Perubahan ini bisa berdampak besar kepada permainan sepak bola dengan tim-tim yang bermain garis pertahanan tinggi paling terancam karena para pemain bertahan kini tak bisa lagi mengandalkan VAR atau teknologi offside semi otomatis untuk menyelamatkan mereka.

"Diskusi seputar perubahan hukum offside bukanlah hal baru dan bukan sesuatu yang akan kita lihat diperkenalkan di tingkat lebih tinggi dalam waktu dekat," kata juru bicara FIFA, dikutip dari The Athletic.

"Gagasan ini pertama kali dibahas pada 2020 karena kami merasa ini adalah sesuatu yang layak untuk dieksplorasi dan diuji untuk melihat efeknya terhadap sepak bola."

"FIFA berkomitmen untuk menguji coba hukum offside baru ini, yang menguntungkan penyerang, yang telah diterapkan di kompetisi usia umur terpilih di seluruh Eropa."

"Kami akan melanjutkan uji coba ini, menilai hasilnya serta berdiskusi dengan semua pemangku kepentingan terkait."

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul FIFA Dorong Uji Coba Aturan Offside Baru, Perubahan Terbesar dalam 30 Tahun

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved