Selasa, 9 Juni 2026

Helikopter Presiden Iran Jatuh

Presiden Iran Ebrahim Raisi Tewas Akibat Helikopter Jatuh

Presiden Iran Ebrahim Raisi tewas dalam kecelakaan helikopter di daerah pegunungan.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Alfons Nedabang
KOMPAS.COM/IRNA
Tim Penyelamat dan Pencari menemukan helikopter Presiden Iran Ebrahim Raisi yang jatuh. 

POS-KUPANG.COM, TEHERAN - Presiden Iran Ebrahim Raisi tewas dalam kecelakaan helikopter di daerah pegunungan.

Helikopter yang membawa Ebrahim Raisi dan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian jatuh pada Minggu 19 Mei 2024.

Puing-puing helikopter telah ditemukan pada Senin pagi, setelah dilakukan pencarian semalaman dalam kondisi badai salju.

“Presiden Raisi, menteri luar negeri, dan semua penumpang di dalam helikopter meninggal dalam kecelakaan itu,” kata seorang pejabat senior Iran kepada Reuters, Senin 20 Mei 2024.

Kematian Ebrahim Raisi kemudian dikonfirmasi dalam sebuah pernyataan di media sosial oleh Wakil Presiden Mohsen Mansouri dan di televisi pemerintah.

Kantor berit Iran, IRNA, pada Senin juga melaporkan Ebrahim Raisi, presiden kedelapan Iran, telah menjadi martir setelah sebuah helikopter yang membawanya dan rombongan jatuh di wilayah Varzaqan di Provinsi Azarbaijan Timur, barat laut Iran.

Baca juga: Presiden Iran Diduga Terlibat dalam Kecelakaan Helikopter di Azerbaijan Timur

Helikopter Raisi, bersama dua helikopter lainnya, sedang dalam perjalanan ke Kota Tabriz pada Minggu, setelah ia meresmikan Bendungan Qiz Qalasi di perbatasan dengan Republik Azerbaijan pada hari sebelumnya.

Gubernur Provinsi Azarbaijan Timur Malek Rahmati dan Mehdi Mousavi, kepala tim pengawal Raisi juga berada di dalam pesawat yang jatuh tersebut.

Mohammad Ali Al-e-Hashem, perwakilan Pemimpin Tertinggi di provinsi tersebut juga menemani mereka. IRNA melaporkan, pejabat lokal yang hadir di lokasi kecelakaan telah mengonfirmasi Raisi tewas, begitu juga tim pendampingnya.

Apa penyebab helikopter Presiden Iran jatuh? TV pemerintah Iran melaporkan, gambar-gambar dari lokasi kejadian menunjukkan helikopter menabrak sebuah puncak pegunungan, meskipun tidak ada keterangan resmi mengenai penyebab jatuhnya pesawat tersebut.

IRNA mengatakan, Raisi terbang dengan helikopter Bell 212 buatan Amerika Serikat. Raisi, yang kini berusia 63 tahun, terpilih sebagai presiden pada 2021.

Sejak menjabat, ia telah memerintahkan pengetatan hukum moralitas, menghadapi protes anti-pemerintah, dan mendorong keras dalam perundingan nuklir dengan negara-negara dunia.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang memegang kekuasaan tertinggi dengan keputusan akhir atas kebijakan luar negeri dan program nuklir Iran, sebelumnya berusaha meyakinkan warga Iran, dengan mengatakan bahwa tidak akan ada gangguan terhadap urusan negara. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved