KUR 2024
Realisasi KUR BNI 2024 hingga April Sudah Mencapai Rp 4,59 Triliun, Ini Daftar Sektor yang Dibiayai
Realisasi KUR BNI 2024 hingga April sudah mencapai Rp 4,59 Triliun, ini daftar sektor produktif yang dibiayai
POS-KUPANG.COM - Penyaluran KUR 2024 oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BNI tembus Rp 4,59 Triliun pada April 2024.
Nilai tersebut setara dengan 23,6 persen dari target kuota tahun 2024 sebesar Rp 19 triliun.
Reaisasi KUR BNI 2024 tersebut difokuskan pada sektor produktif seperti industri pengolahan, perikanan, dan pertanian sebesar 38,9 Persen.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan bahwa KUR BNI 2024 tersebut sudah disalurkan kepada 20.569 debitur baru BNI untuk tujuan peningkatan taraf hidup hingga upaya kontribusi BNI terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca juga: Cek Tabel Angsuran KUR BRI 2024 Terbaru di Bulan Mei untuk Pinjaman Rp 1 juta hingga Rp 100 Juta
“BNI fokus menyalurkan KUR pada sektor-sektor produktif seperti industri pengolahan, perikanan, dan pertanian, dengan total penyaluran mencapai 38,9 % . Menunjukkan komitmen BNI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor-sektor yang memiliki potensi besar,” ujar Okku Senin 13 Mei 2024..
Ia optimis, penyaluran KUR BNI 2024 hingga akhir tahun dapat berjalan positif.
Okki menyebut faktor kebutuhan permodalan usaha yang tinggi dari pelaku usaha mikro dan kecil di Indonesia, juga kondisi ekonomi Indonesia yang tumbuh cukup stabil berpotensi makin mendorong kinerja kredit BNI di sektor ini.
“Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tercatat baik pada kuartal I 2024 semakin memperkuat optimisme BNI dalam memenuhi kebutuhan permodalan usaha pelaku UMKM,” ucap Okki.
Ia menuturkan salah satu upaya yang coba digalakan oleh BNI pada tahun ini juga adalah fokus mendorong debitur yang sudah tidak eligible memperoleh KUR untuk dapat memperoleh pinjaman usaha Non KUR yang tersedia di BNI.
Baca juga: Empat Bulan, Penyaluran KUR BNI Capai Rp 4,59 Triliun
Dengan upaya mengoptimalkan alokasi kuota KUR yang sudah diberikan pemerintah untuk tahun ini, BNI mendorong debitur KUR mereka agar dapat naik kelas ke segmen Non KUR atau komersial sebagai upaya meningkatkan (business scale) denitur.
Dengan sejumlah strategi tadi, BNI berharap dapat menghasilkan akuisisi penyaluran KUR yang berkualitas, efisien, dan berkelanjutan ke depannya. (*)
Ikuti berita PPOS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.